Menkop: Jika Tak Gunakan Teknologi Informasi, Koperasi Akan Tertinggal

Kompas.com - 14/05/2017, 21:00 WIB
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga. KOMPAS.com / Andi HartikMenteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan bahwa koperasi akan ketinggalan bila tidak segera melakukan inovasi di bidang teknologi informasi, khususnya dalam melayani anggotanya.

Hal iti diungkapkan Menkop Puspayoga pada acara sosialisasi hasil Rapat Anggota Tahunan Elektronik (e-RAT) Tahun Buku 2016 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, di Kota Bogor.

"Untuk meningkatkan pelayanan terhadap anggota, koperasi harus melakukan inovasi teknologi. Jika sudah melakukan hal itu, bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya," kata Puspayoga melalui keterangan resmi, Minggu (14/5/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Menkop Puspayoga mengapresiasi kemajuan teknologi yang dilakukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan layanan.

Salah satunya Advance Cooperative Online System atau biasa disebut Artos Mobile dan mesin ATM khusus koperasi yang bisa menarik dan menyetor dana secara tunai.

"10 tahun yang lalu, kita tidak pernah bisa membayangkan seorang pengusaha hotel besar tapi tidak memiliki satu buah kamar pun. Demikian juga dengan pengusaha taksi, yang tidak memiliki satu unit mobil pun untuk taksi. Saat ini itu terjadi, lihat Agoda, Traveloka, dan sebagainya," jelasnya.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan karena mereka telah menguasai teknologi dan inovasi pelayanan.

"Koperasi pun bisa melakukan hal itu dalam meningkatkan pelayanan kepada para anggotanya," jelas Puspayoga.

Menkop menambahkan, penerapan teknologi merupakan bagian dari program Reformasi Total Koperasi yang digulirkan Kemenkop dan UKM.

Puspayoga menjelaskan, program reformasi koperasi meliputi rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi.

"Tujuannya adalah membangun koperasi yang berkualitas. Jumlah koperasi tak perlu banyak, tapi berkualitas. Jumlah anggota koperasinya yang harus terus kita tingkatkan," imbuh Puspayoga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.