Bangun Pusat Inovasi Industri, Pemerintah Gandeng Universitas China

Kompas.com - 15/05/2017, 18:11 WIB
Menperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian menandatangani kerja sama dengan Tsinghua University dan United in Diversity Foundation (UID) untuk membentuk centre of excellence atau pusat keunggulan dalam bidang inovasi dan kepemimpinan kewirausahaan sektor industri.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara mempercepat implementasi konsep revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan sektor industri dalam negeri.

Perjanjian kerja sama ini dituangkan dalam bentuk letter of intent (LoI) yang ditandatangani Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Presiden Tshinghua University Qiu Yong yang juga dihadiri Presiden UID Marie Elka Pangestu dan founder UID Foundation Cherie Nursalim, di Beijing, Minggu (14/5/2017).

Pusat keunggulan akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan melalui pembelajaran, penelitian dan pengembangan di bidang inovasi dan kewirausahaan untuk Industri 4.0.

Kerja sama ini juga dimaksudkan untuk memperluas jaringan strategis antara instansi Pemerintah Republik Indonesia dan China di bidang Industri 4.0.

"Yang tidak kalah penting, kerja sama ini juga memberi peluang kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk ikut bergabung dalam Industri 4.0 atau E-UKM,” kata Airlangga melalui keterangan resmi, Senin (15/5/2017).

Menperin mengatakan, sebelum penandatanganan tersebut, ia sempat berkunjung ke kampus Tsinghua melihat berbagai perkembangan penelitian dan teknologi di salah satu universitas tertua China tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya sangat terkesan dengan i-center yang terdiri dari pengembangan inovasi, ide dan internasionalisasi. Saya kira kerja sama dapat memasukan unsur “i” baru yaitu Indonesia, dan secara simbolis juga menunjukan pentingnya kerja sama ini,” kata Airlangga.

Sementara itu, Presiden Tshinghua University Qiu Yong mengatakan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan mendirikan Tsinghua Southeast Asia Center di Indonesia.

Lembaga ini akan berupaya menjadi basis untuk mendorong kerjasama internasional dan penukaran pengetahuan sesama anggota ASEAN untuk menghadapi revolusi Industri 4.0.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.