Ditjen Pajak Bisa Intip Rekening, Sri Mulyani Siap Bicara dengan DPR

Kompas.com - 19/05/2017, 10:00 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan akan melakukan konsultasi dan pembicaraan dengan DPR terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomer 1 Tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan.

Seperti diketahui, melalui aturan itu, Direktorat Jenderal Pajak memiliki kewenangan mengintip rekening nasabah, termasuk anggota DPR sekalipun. Tujuannya tentu untuk kepentingan perpajakan.

(Baca: Ini Jumlah Saldo Rekening Nasabah yang Harus Dilaporkan ke Ditjen Pajak)

"Kepentingan nasional itu akan sangat penting untuk kita jaga bersama," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (18/5/2017) malam.

Menurut Sri Mulyani, penerbitan Perppu Nomer 1 Tahun 2017 tidak semata-mata hanya untuk mengintip rekening namun juga untuk memenuhi ketentuan internasional.

Sejak 2014 lalu, pemerintah sudah berkomitmen untuk memenuhi ketentuan pertukaran otomatis informasi keuangan secara internasional atau Automatic Exchange of Information (AEoI).

Salah satu syarat untuk memenuhi aturan internasional itu yakni adanya aturan yang memberikan kewenangan kepada otoritas pajak mengakses data informasi perbankan.

Namun, pemerintah terbentur oleh adanya ketentuan kerahasiaan perbankan di dalam UU Perbankan. Oleh karena itu, pemerintah memilih opsi membuat Perppu untuk meniadakan kerahasiaan bank tersebut.

Menurut Sri Mulyani, AEoI sangat penting bagi Indonesia. Sebab banyak wajib pajak Indonesia menyimpan harta di luar negeri. Dengan ikut ketentuan AEoI, pemerintah bisa mendapatkan data keuangan wajib pajak tersebut.

"Saya yakin bahwa dewan sebagai wakil rakyat menginginkan yang terbaik bagi republik ini," kata perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.