Jelang Fit & Proper Test, Indef Minta Calon Komisioner OJK Independen

Kompas.com - 22/05/2017, 06:00 WIB
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartati, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (4/4/2017). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIDirektur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartati, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan sebagai lembaga pengawas industri keuangan dengan aset ribuan triliun, posisi OJK sangat strategis dan harus dijaga independensinya.

Oleh karena itu campur tangan politik kepentingan sebaiknya dihindari. Hal itu dikatakan pengamat ekonomi Indef, menjelang proses fit & propert test calon komisioner OJK di DPR 5 Juni nanti.

“Siapa pun yang melakukan lobi ke partai politik tentu sudah tidak benar, bagaimana nanti kedepan independensinya? Jadi tidak akan profesional,” ujarnya, Sabtu (20/5/2017).

Seharusnya, kata dia, dewan komisioner OJK yang terpilih nanti harus mampu mendorong sistem keuangan yang akuntabel, efisien dan transparan, sehingga akan memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Apalagi kinerja OJK saat ini belum optimal. Termasuk di sektor pasar modal, dimana target-target yang telah dikampanyekan para komisioner periode lalu banyak yang tidak tercapai.

"Contohnya soal jumlah investor pasar modal yang ditarget 2 juta investor, namun saat ini baru sekitar 500.000 investor," lanjut dia. 

(Baca: Jokowi, Sri Mulyani, dan Pansel Komisioner OJK)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti dikabarkan sebelumnya bahwa Nurhaida, salah satu petahana yang kembali dicalonkan, menemui sejumlah partai politik seperti PDIP, Nasdem, Perindo dan Golkar.

Nurhaida bahkan bertemu langsung dengan Ketua Umum Golkar Setya Novanto untuk minta dukungan. Terkait pertemuan itu, Nurhaida yang membidangi pasar modal ini menolak menjawab pertanyaan.

No comment,” kata Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia, usai acara peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan di Jakarta, Kamis (18/5/2017) lalu.

Halaman:


Sumber KONTAN
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.