BI: Ekonomi Membaik, Sudah Waktunya Redenominasi Rupiah

Kompas.com - 30/05/2017, 11:30 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo bertransaksi dengan pedagang di Blok M Square menggunakan uang NKRI baru, Senin (19/12/2016). KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SetiyawanGubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo bertransaksi dengan pedagang di Blok M Square menggunakan uang NKRI baru, Senin (19/12/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menganggap Indonesia sudah saatnya melaksanakan kebijajan redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah.

Terlebih, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2017 mencapai 5,01 persen.

"Justru pada saat kondisi inflasi yang rendah dan kondisi ekonomi yang terjaga, karena ekonomi kita kan tumbuh 5,01 persen. Kita lihat bahwa ekonomi kuartal pertama 2017 dibanding kuartal pertama 2016 atau kuartal keempat 2016, sudah lebih baik," kata Agus, di kantornya di kawasan Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017) malam.

Dia menjelaskan, sudah ada rancangan undang-undang redenominasi mata uang ke dalam Prolegnas 2017. Hanya saja, pihak legislatif memandang hal itu belum merupakan prioritas.

Sejauh ini rancangan undang-undang (RUU) yang diterima untuk dibahas pada Prolegnas 2017 adalah yang terkait penerimaan negara.

"Kalau dari sekarang sampai akhir tahun ada kemungkinan untuk kami memasukkan RUU redenominasi mata uang, kami pasti ingin masukan. Tapi sekarang tahapannya ada di Menkumham dan Menkeu," kata Agus.

Di sisi lain, dia menegaskan kebijakan redenominasi mata uang bukanlah pemotongan nilai mata uang. Dia menjelaskan, redenominasi mata uang merupakan langkah untuk menentukan ulang jumlah angka mata uang dan secara bersamaan harga barang dan jasa juga harus disebutkan ulang.

Agus juga menjelaskan, sedianya ada 18 pasal di dalam RUU redenominasi mata uang.

"Kami merekomendasikan, karena redenominasi ini baik untuk reputasi ekonomi Indonesia dan juga efisiensi dan akuntabilitas. Jadi ini bisa jadi suatu yang bisa dipertimbangkan untuk dibahas, saya ingatkan lagi, redenominasi butuh transisi 7-8 tahun," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.