Kompas.com - 07/06/2017, 08:15 WIB
Pialang tengah melakukan transaksi di Bursa New York, Kamis (25/5/2017). REUTERS/BRENDAN Mc DERMIDPialang tengah melakukan transaksi di Bursa New York, Kamis (25/5/2017).
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham AS, Wall Street, ditutup melemah dalam dua hari berturut-turut pada Selasa (6/6/2017) waktu setempat, atau Rabu (7/6/2017) waktu Indonesia.

Wall Street ditutup melemah setelah sebelumnya di akhir sesi, bursa saham Eropa dan Asia juga ditutup jeblok.

Pelemahan Wall Street akibat saham Amazon yang turun 0,8 persen dan membuat indeks S&P 500 terkoreksi. Selain itu, saham WalMart juga turun 1,7 persen akibat persaingan antara Amazon dan WalMart.

Selain itu, pelemahan Wall Street juga disebabkan oleh ketidakpastian politik yang akan terjadi pada Kamis waktu setempat (atau Jumat waktu Indonesia).

Antara lain yakni akan diperdengarkannya testimoni James Comey, mantan Direktur FBI AS. Kemudian pemilu di Inggris, dan pengumuman arah Bank Sentral Eropa (ECB).

Pada perdagangan saham Selasa waktu setempat, indeks Dow Jones ditutup turun 0,23 persen atau turun 47,81 poin ke level 21.136,23.

Indeks S&P 500 turun 0,28 persen atau turun 6,77 poin ke level 2.429,33. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,33 persen atau turun 20,63 poin ke level 6.275,06.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memiliki banyak hal di Kamis. Pada hari itulah volatilitas terjadi. Volatilitas akan terjadi antara Kamis hingga Jumat," ujar Anthony Conroy, president brokerage Abel Noser di New York.

"Sebaiknya sedikit menyingkir dari meja bursa di Kamis," ujarnya lagi.

Yield tresuri AS dan dollar turun dan bursa saham dunia juga turun akibat ketidakpastian politik di berbagai belahan dunia yang membuat investor lebih memilih aset safe haven seperti yen dan emas.

Di pasar spot, harga emas di XAU naik 1,1 persen ke level 1.293,47 dollar AS, harga tertinggi sejak November 2016. Sementara yield tresuri AS US10YT=RR menyentuh level terendah di 1,12 persen, atau level terendah sejak pilpres AS di November 2016.

(Baca: Saham Apple Merosot, Wall Street Ditutup Melemah)

Kompas TV Akibat Pemilu Perancis, Wall Street Tutup Saham Sementara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.