Ini 4 Calon Pimpinan OJK yang Jalani Uji Kepatutan di DPR Hari Ini

Kompas.com - 07/06/2017, 09:45 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI DPR kembali menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Periode 2017-2022, pada Rabu, (7/6/2017). Seperti kemarin, ada 4 calon pimpinan OJK yang akan melakukan tes pada hari ini.

Mereka adalah Edy Setiadi, Hoesen, Haryono Umar, dan Ahmad Hidayat.

Ada dua posisi yang diperebutkan pertama Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya merangkap Anggota OJK oleh Edy Setiadi dan Hoesen.

Kedua, kursi Ketua Dewan Audit merangkap Anggota OJK yang diperebutkan oleh Haryono Umar dan Ahmad Hidayat.

Melihat latar belakang, Edy Setiadi bukan orang baru di OJK. Saat ini ia menjabat Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun Hoesen adalah mantan Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2012. Ia juga sempat menempati posisi President Director of Indonesian Central Counterparty (KPEI) pada 2009.

Sementara itu, Hayono Umar adalah mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2007-2011. Sebelumnya ia lama berkecimpung di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sedangkan Ahmad Hidayat adalah orang Bank Indonesia (BI). Saat ini ia tercatat sebagai Ahmad Direktur Departemen Keuangan Internal Bank Indonesia (BI).

(Baca: "Fit and Proper Test" Calon Pimpinan OJK Dimulai Hari Ini)

Kompas TV Panitia Seleksi Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan akhirnya membuka calon kandidat petinggi OJK. Hingga penutupan pendapaftaran pada 2 Februari lalu, tercatat 882 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, calon yang lolos ke tahap kedua mencapai 107 orang. Kursi petinggi OJK memang sangat menggiurkan. Tidak hanya pelaku jasa keuangan yang mendaftar, tapi para akademisi hingga politisi juga turut mendaftar. Yang menarik, separuh pendaftar justru merupakan kaum muda. Kalangan profesional lembaga keuangan memang mendominasi kandidat dengan jumlah hingga 40 orang. Namun, dua kandidat dari yang merupakan politisi di dewan perwakilan juga turut lolos. Selain ketua Komisi XI DPR, dari Partai Golkar Melchias Markus Mekeng, politisi PDI-P, Andreas Eddy Susetyo juga turut meramaikan bursa calon dewan komisioner OJK. Namun, menjadi komisioner OJK tidaklah mudah. Pasalnya, lembaga ini mengawasi lembaga dengan aset hingga ribuan triliun rupiah. Lembaga ini meliputi bank, asuransi, dana pensiun, hingga para emiten di Bursa Efek Indonesia. Untuk itu, masyarakat juga diajak memberi masukan. Menjadi komisioner OJK memang tidak bisa bermodalkan niat semata. Integritas yang tinggi juga mutlak dimiliki para kandidat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.