Petugas Pajak Menakut-nakuti dan Mengancam, Laporkan ke Sini!

Kompas.com - 09/06/2017, 21:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenteri Keuangan Sri Mulyani
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu resah dengan kewajiban bank melaporkan rekening nasabah dengan saldo minimal Rp 1 miliar ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Sri Mulyani menjamin kebijakan akses informasi keuangan itu akan dijaga kerahasiaannya. Bahkan ia mengingatkan bahwa yang wajib melaporkan rekening adalah bank bukan nasabahnya.

Namun ia juga menyediakan layanan pengaduan bagi masyarakat bila ada petugas pajak yang mempergunakan data nasabah itu untuk kepentingan lain.

"Kalau masyarakat masih anggap ada petugas pajak yang coba menakuti-nakuti atau melakukan hal mengancam, menekan-nekan, atau menggunakan data pajak untuk tujuan lain, kami telah sediakan layanan pengaduan," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Layanan pengaduan itu yakni telepon Kring Pajak dengan nomer 1500 200, faks: (021) 5251245, email: pengaduan@pajak.go.id dan melalui situs whistleblowing system Kementerian Keuangan: https://www.wise.kemenkeu.go.id.

Bisa juga melalui surat ke alamat Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Gedung Mar'ie Muhammad Lantai 16, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Kavling 40-42, Jakarta 12190.

Perempuan yang kerap disapa Ani itu memastikan petugas pajak yang membocorkan dana nasabah akan dipindanakan sesuai Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sri Mulyani menuturkan akan mengecek pengaduan masyarakat terkait perpajakan. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk terus memperbaiki layanan Ditjen Pajak kepada masyarakat.

"Yang masih khawatir dan takut, boleh bertanya. Atau yang merasa diancam, silakan. Saya yakin perbaikan Kemenkeu hanya bisa dilakukan apabila kami terbuka," kata Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.