JAKARTA, KOMPAS.com - BPJS Ketenagakerjaan berupaya terus meningkatkan jumlah kepesertaan. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, hingga kini peserta yang terdaftar mencapai 22,8 juta.
"Target akhir tahun kepesertaan capai 25,2 juta kepesertaan aktif, posisi sekarang 22,8 juta. Potensi kepesertaan pekerja di Indonesia 86 juta," kata Agus, kepada wartawan, di Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).
Peserta aktif dan non aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 54 juta peserta. Sedangkan peserta yang aktif membayar iuran tiap bulannya sebanyak 22,8 juta peserta.
Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan adalah dengan memberi penghargaan kepada pemerintah daerah dan pengusaha.
Kemenko PMK dan BPJS Ketenagakerjaan akan memberi penghargaan kepada stakeholders yang aktif mendukung penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. Penilaian dilakukan mulai hari ini hingga 31 Oktober mendatang.
Kemudian, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo direncanakan memberi penghargaan tersebut kepada pemerintah daerah dan pengusaha pada 5 Desember 2017.
"Kami yakin pemberian penghargaan ini akan menambah kepedulian dan literasi masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kemandirian apabila terjadi risiko sosial ekonomi seperti kecelakaan, kematian, atau memasuki usia tidak produktif," kata Agus.
Pemberian penghargaan ini diharapkan bisa mendorong pemerintah daerah dan pengusaha lebih aktif menyelenggarakan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.