Dana Jaminan Sosial Defisit, Apakah Manfaat untuk Peserta Akan Dikurangi?

Kompas.com - 21/06/2017, 21:38 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus mencari solusi atas defisitnya Dana Jaminan Sosial (DJS) kesehatan. Hal ini terjadi lantaran besaran iuran tidak sesuai dengan jumlah seharusnya.

Meski begitu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris memastikan, pihaknya tidak akan mengurangi manfaat yang akan diberikan kepada rakyat penerima manfaat program tersebut.

"Itu tidak akan kami lakukan," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Menurut Fachmi, DJS tidak bisa terus-terusan berharap dari uang iuran peserta. Sebab iuran peserta tidak seusai dengan kebutuhan yang seharusnya.

Iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau rakyat miskin yang dibayari pemerintah misalnya, hanya Rp 23.000. Padahal iuran seharusnya mencapai Rp 36.000 per orang.

Sementara itu, iuran peserta mandiri untuk kelas 3 ditetapkan Rp 25.500 per orang, seharusnya Rp 53.000 per orang. Iuran kelas 2 ditetapkan Rp 51.000, seharusnya Rp 63.000 per orang.

"Hanya yang kelas 1 yang sudah sesuai yakni Rp 80.000. Jadi itu persoalan yang mendasar," kata Fachmi.

Di sisi lain, ada golongan penyakit tertentu yang pengeluarannya sangat besar. Misalnya untuk penyakit jantung, BPJS Kesehatan harus mengeluarkan biaya Rp 7,4 triliun pada tahun lalu.

Meski begitu, pemerintah tutur ia, masih memiliki komitmen sehingga program jaminan kesehatan tetap bisa berjalan. Berapa opsi kebijakan terus dikaji pemerintah untuk menutup defisit DJS yang diprediksi mencapai Rp 3,6 triliun pada tahun ini.

Opsi yang digodok di antaranya penggunaan sisa anggaran Pemda, pajak rokok, hingga bauran kebijakan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenaikan Tiket TN Komodo Ditunda, Tarif Rp 3,75 Juta Baru Berlaku 1 Januari 2023

Kenaikan Tiket TN Komodo Ditunda, Tarif Rp 3,75 Juta Baru Berlaku 1 Januari 2023

Whats New
Blue Bird Targetkan Pendapatan Rp 1,8 Triliun Pada Semester II 2022

Blue Bird Targetkan Pendapatan Rp 1,8 Triliun Pada Semester II 2022

Whats New
Cek Tarif Ojek Online Paling Murah hingga yang Termahal

Cek Tarif Ojek Online Paling Murah hingga yang Termahal

Spend Smart
Menjauhi Jurang Resesi Ekonomi

Menjauhi Jurang Resesi Ekonomi

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Harga Pangan Naik, Badan Pangan Nasional Bakal Terbitkan Harga Acuan untuk Konsumen dan Produsen

Harga Pangan Naik, Badan Pangan Nasional Bakal Terbitkan Harga Acuan untuk Konsumen dan Produsen

Whats New
Jelang Pemilu 2024, Pasar IPO Dalam Negeri Diperkirakan Akan Ramai

Jelang Pemilu 2024, Pasar IPO Dalam Negeri Diperkirakan Akan Ramai

Whats New
Kinerja Emiten Melebihi Ekspektasi Pasar, 'Rally' IHSG Hari Ini Berpotensi Berlanjut

Kinerja Emiten Melebihi Ekspektasi Pasar, "Rally" IHSG Hari Ini Berpotensi Berlanjut

Whats New
Bos Blue Bird 'Senang' Tarif Ojek Online Naik Mendekati Tarif Taksi

Bos Blue Bird "Senang" Tarif Ojek Online Naik Mendekati Tarif Taksi

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Setelah Ukraina Tutup Pipa Pasokan ke Eropa

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Setelah Ukraina Tutup Pipa Pasokan ke Eropa

Whats New
Manulife Aset Manajemen Proyeksi IHSG Tembus 7.600 hingga Akhir 2022

Manulife Aset Manajemen Proyeksi IHSG Tembus 7.600 hingga Akhir 2022

Whats New
Kisah Sukses Yudhi, Bangun Bisnis Gula Semut dari Nol, yang Ternyata 'Kebal' Pandemi

Kisah Sukses Yudhi, Bangun Bisnis Gula Semut dari Nol, yang Ternyata "Kebal" Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Tarif Ojek Online Naik | Harga Mi Bakal Naik 3 Kali Lipat

[POPULER MONEY] Tarif Ojek Online Naik | Harga Mi Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Antarbank di ATM

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Antarbank di ATM

Spend Smart
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online dan Offline dengan Mudah

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online dan Offline dengan Mudah

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.