Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Sampai Tahap Mana?

Kompas.com - 11/07/2017, 15:51 WIB
Warga Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menikmati senja di kafe tepi Sungai Kahayan, Jumat (10/4/2015). Keindahan alam, termasuk potensi wisata susur sungai, menjadi salah satu potensi wisata Palangkaraya. Namun, pengelolaan potensi itu belum optimal. KOMPAS/MEGANDIKA WICAKSONOWarga Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menikmati senja di kafe tepi Sungai Kahayan, Jumat (10/4/2015). Keindahan alam, termasuk potensi wisata susur sungai, menjadi salah satu potensi wisata Palangkaraya. Namun, pengelolaan potensi itu belum optimal.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah mengkaji rencana pemindahan ibu kota.

Untuk mendalami rencana ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyambangi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro untuk melaporkan berbagai perkembanban kajian.

"Lagi dibahas planningnya, urban planningnya. Belum sampai desainnya," kata Basuki, di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Saat ini, lanjut dia, prosesnya adalah studi literatur. Pihak terkait tengah mempelajari negara-negara yang memisahkan kota administrasi pemerintahan dengan pusat perekonomiannya.

Seperti Washington DC dengan New York, Kuala Lumpur dengan Putrajaya, Canberra dengan Sidney, Brasilia dengan Rio de Janeiro, dan lain-lain.

"Kita tunggu hasil studi literaturnya. Kalau itu (kajian ibu kota) jadi pindah, baru kami DED (detail engineering design)," kata Basuki.

Kementerian PU-Pera masih menunggu kajian Bappenas, seraya melakukan studi literatur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kajian tersebut, turut dibahas mengenai kebutuhan lahan dan rencana pembangunan infrastruktur.

Adapun tujuan pemindahan ibu kota untuk pemerataan pembangunan antara Jawa dengan luar Jawa.

Bappenas menargetkan kajian rampung akhir tahun 2017 dan kementerian mulai melakukan berbagai persiapan pada tahun 2018. Jika rencana terealisasi, hanya pusat pemerintahan yang akan dipindah dari Jakarta.

Sementara itu, pusat perekonomian tetap berada di Jakarta. Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah menggagas ibu kota dipindah ke Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.