Indonesia Dapat Hibah Rp 1,03 Triliun dari Swiss untuk Sekolah Vokasi

Kompas.com - 15/07/2017, 15:05 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan sambutan dalam Dialog Kebijakan: Demografi Indonesia dan Masa Depan yang Diinginkan, di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan sambutan dalam Dialog Kebijakan: Demografi Indonesia dan Masa Depan yang Diinginkan, di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan, Indonesia mendapatkan hibah 75 juta Swiss Franc atau Rp 1,035 triliun (kurs Rp 13.804) dari Pemerintah Swiss.

Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, hibah yang didapat akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas sekolah vokasi di Indonesia. Salah satunya, sekolah vokasi bidang pariwisata dan manufaktur. 

"Sebenarnya garis besarnya ada yang untuk publik sektor, ada yang untuk private sektor, dan bentuknya adalah hibah. Akan tetapi untuk ke depan ini, Kita fokus pada vokasi, terutama pada pariwisata dan manufacturing," ujar Bambang saat konferensi pers di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat (14/7/2017). 

Mantan Menteri Keuangan ini menuturkan, untuk peningkatan kualitas vokasi manufaktur, akan dikhusukan pada keahlian logam, kerajinan kayu, dan industri makanan. Sementara, untuk sekolah pariwisata akan dikhususkan pada keahlian kesehatan. 

"Kita tahu, the hospitality school ada di Swiss dan kita akan minta pengalaman dari mereka, untuk memperbanyak sekolah vokasi pariwisata dan juga mendorong kualitasnya. Jadi tidak hanya kuantitas tetapi kualitas juga," jelas dia. 

Dalam hal ini, terang Bambang, peningkatan kualitas sekolah vokasi tersebut untuk mengakomodasi turis-turis mancanegara yang berkunjung di Indonesia. 

"Kalau Indonesia mau jadi wisata dunia ya SDM-nya harus benar siap untuk memberikan hospitality service sesuai dengan kebutuhan," imbuh dia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang menambahkan, pemberian hibah akan berlangsung secara bertahap selama tiga tahun. "Jadi selama 2017-2020 hibahnya secara bertahap," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.