JORR W1 Dioperasikan November

Kompas.com - 14/05/2009, 19:12 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan Tol Kebun Jeruk–Penjaringan atau Jakarta Outer Ring Road West One (JORR W1) akan dioperasikan pada November mendatang.

Direktur Utama PT Bangun Tjipta Sarana Siswono Yudohusodo, seusai bertemu Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balai Kota, Kamis (14/5), mengatakan, JORR W1 telah selesai dibangun oleh PT Jakarta Lingkar Barat I. PT Bangun Tjipta Sarana merupakan anak perusahaan PT Jakarta Lingkar Barat I.

Direncanakan, jalan tol lingkar luar Jakarta sepanjang 10 kilometer itu sudah bisa dioperasikan November tahun ini. "Oleh karena itu, kami menghadap ke Gubernur karena ada beberapa hal yang perlu kami laporkan," kata Siswono seusai bertemu Fauzi Bowo sebagai diberitakan Beritajakarta.com.

Hal yang dilaporkan antara lain, sebagai investor JORR W1, Siswono mengharapkan penyelesaian JORR W2 (Kebun Jeruk-Ulujami) bisa dilakukan secepatnya. Sebab, jika JORR W1-W2 diselesaikan dengan cepat, beban lalu lintas di jalan tol dalam kota akan berkurang.

PT Jakarta Lingkar Barat I juga melaporkan bahwa perusahaan itu telah membuat saluran pembuangan air bagi penduduk yang tinggal di kawasan JORR W1. Saluran pembuangan air itu langsung terhubung ke tiga kali, di antaranya Kali Angke dan Cengkareng Drain. Penataan pembuangan air ini terkait dengan telah ditutupnya sebuah rawa yang selama ini dijadikan tempat pembuangan air warga.

"Jadi JORR W1 itu tidak akan mengganggu soal tata air. Karena ada saluran yang akan langsung membuang ke sungai. Kalau dulu membuang ke daerah rawa itu," katanya.
 
Pengoperasian JORR W1, kata Siswono, tidak perlu menunggu JORR W2 selesai dibangun. "Sebagai investor, income kami menjadi sangat kecil, tapi itu tidak masalah asalkan JORR W2 bisa cepat diselesaikan," katanya.

Total investasi JORR W1 sebesar Rp 2,3 triliun dan investor mendapat konsesi dari pemerintah selama 35 tahun.
 
Berkaitan dengan proyek JORR W2, Fauzi Bowo mengatakan, saat ini masih dalam pembebasan tanah oleh tim Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Jakarta Barat. Menurutnya, P2T Jakbar sedang menginventarisasi data tanah yang akan dibebaskan untuk JORR W2. "Mudah-mudahan dua tahun rampung. Bangunnya sih gampang, pembebasan tanahnya yang susah," tandasnya.

Fauzi berharap, jika JORR W1 dan W2 selesai, beban lalu lintas di jalan tol dalam kota akan beralih ke JORR W1 dan W2. "Sekarang 100 persen beban lalu lintas dalam kota ada di jalan tol tengah. Jika JORR W1 dan W2 selesai tentu bisa berkurang," kata Fauzi Bowo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.