Pertamina Bantah Akal-akalan dengan Isu BBM

Kompas.com - 22/07/2010, 15:03 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertamina membantah isu bahan bakar minyak (BBM) premium bermasalah terkait keluhan perusahaan taksi Blue Bird merupakan akal-akalan Pertamina dan pemerintah untuk mendorong masyarakat mengganti penggunaan premium, yang merupakan BBM bersubsidi, dengan pertamax.

"Tidak benar baik pemerintah dan Pertamina sengaja karena mendorong membeli bahan bakar nonsubsidi. Tidak ada niat sedikit pun Pertamina ataupun pemerintah," tegas Sekretaris Korporat Pertamina Toharso di Restoran Pulau Dua, Kamis (22/7/2010).

Menurut Pertamina, kinerjanya selama ini selalu diawasi oleh masyarakat dan anggota Dewan. Oleh karena itu, Pertamina tidak berniat bertindak secara sembarangan. Lagi pula, lanjut Toharso, masalah fuel pump tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan bahan bakar karena bisa terkait dengan fisik fuel pump di masing-masing kendaraan.

Koordinasi bisa dilakukan dengan agen tunggal pemegang merk (ATPM) kendaraan bermotor. "Kita sudah infokan kepada ATPM yang memiliki keluhan fuel pump, bukan bahan bakarnya. Jadi diteliti dulu, keluhannya apa?" ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

    Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

    Whats New
    Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

    Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

    Whats New
    Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

    Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

    Whats New
    BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

    BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

    Whats New
    Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

    Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

    Whats New
    Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

    Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

    Whats New
    Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

    Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

    Whats New
    Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

    Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

    Whats New
    Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

    Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

    Whats New
    Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

    Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

    Whats New
    Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

    Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

    Rilis
    Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

    Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

    Whats New
    Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

    Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

    Whats New
    KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

    KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

    Whats New
    Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

    Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.