Meraup Peluang Bisnis dari Waralaba Bioskop Pribadi

Kompas.com - 09/09/2013, 22:08 WIB
Bioskop pribadi, KOMPAS.com/ Estu SuryowatiBioskop pribadi, "Now Playing"
EditorBambang Priyo Jatmiko

Kesempatan waralaba

Tampaknya, konsep unik bioskop pribadi ini ditangkap oleh para pebisnis. Bahkan, meski baru dua bulan mendatang dibuka, Chetan mengaku banyak yang menyambangi booth-nya dan berminat menjadi mitra.

Ketika ditanya berapa target bioskop yang akan didirikan selama setahun ke depan, ia mengatakan tidak terlalu terburu-buru. "Yang pasti sebanyak-banyaknya. Tapi, saya tidak mau brand ini disebar di tempat yang orang tidak mau datang," ungkapnya.

"Saya tidak mau cepat-cepat membesar, tapi yang penting kualitas terjaga," katanya lagi.

Mitra Now Playing terbagi menjadi empat kelas. Kelas Now Playing Express dengan investasi sekitar Rp 800 juta, sedangkan kelas Now Playing biasa dengan investasi sekitar Rp 1 miliar.

Sementara itu, start up untuk Now Playing Gold sekitar Rp 1,7 miliar dan start up untuk Now Playing Platinum sekitar Rp 2,6 miliar. Dia menjanjikan, return of investment (ROI) atau balik modal akan dipanen oleh investor antara 10 hingga 16 bulan setelah dibuka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X