Stok AS Melimpah, Harga Minyak Mentah di Asia Tergelincir

Kompas.com - 23/10/2013, 14:35 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

SINGAPURA, KOMPAS.com
- Harga minyak di pasar Asia meluncur tajam pada hari ini, Rabu (23/10/2013), karena para trader melihat permintaan minyak AS akan melemah karena cadangan yang masih besar.

Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun 54 sen menjadi 97,76 dollar AS per barel. Sementara itu minyak untuk kontrak November yang telah habis masa waktunya pada Selasa kemarin  turun 1,42 dollar AS per barel  di posisi 97,80 dollar AS per barel.

Adapun minyak jenis Brent North Sea untuk pengiriman Desember harganya terpangkas 30 sen menjadi 109,67 dollar AS per barel.

Minyak jenis WTI tergelincir sejak awal pekan ini ketika Departemen Energi AS melaporkan bahwa cadangan minyak di negara tersebut naik 4,0 juta barel, atau di atas perkiraan para analis 1,7 juta barel. Laporan cadangan minyak itu terlambat dirilis karena pemerintah AS shutdown.

Pada pekan depan, departemen ini akan merilis data bahan bakar minyak AS per 18 Oktober. "Minyak WTI masih berada di bawah tekanan, karena adanya perkiraan mengenai besarnya stok minyak AS," ujar Kenny Kan, analis pasar CMC Markets Singapura.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X