Soal Pasar Bebas ASEAN, Jokowi Ingin Indonesia "Menyerang" Duluan

Kompas.com - 15/06/2014, 22:32 WIB
Capres Joko Widodo saat berbincang dengan Sudiyono, nelayan di Desa Pandanarang, Cilacap Selatan, Jawa Tengah, Jumat (13/6/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoCapres Joko Widodo saat berbincang dengan Sudiyono, nelayan di Desa Pandanarang, Cilacap Selatan, Jawa Tengah, Jumat (13/6/2014).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku pada 2015 harus diantisipasi dengan segala cara oleh Indonesia. Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo, mengatakan, pelaku ekonomi domestik harus memanfaatkan arena tersebut dengan jalan "menyerang terlebih dahulu".

“Pemerintah harus mendorong agar mereka (pelaku usaha) menyerang lebih dahulu, masuk ke negara mereka lebih dahulu,” kata Jokowi menjawab pertanyaan Prabowo Subianto terkait MEA, dalam debat capres-cawapres di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014).

Optimisme tersebut dilandasi beberapa hal. Pertama, Jokowi menilai perekonomian Indonesia termasuk yang terbaik di antara negara-negara kawasan.

Selain itu, kewirausahaan Indonesia juga tumbuh baik, dengan salah satu indikasinya adalah mulai go global-nya perusahaan Indonesia sejak 25-30 tahun silam. Namun, lanjutnya, kondisi ini harus didukung pemerintah jelang MEA ke depan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.