Kredibilitas "Quick Count" yang Menangkan Prabowo-Hatta Dipertanyakan

Kompas.com - 09/07/2014, 19:12 WIB
Quick Count LSI di 7 Provinsi Besar KOMPAS.COM/RAHMAT FIANSYAHQuick Count LSI di 7 Provinsi Besar
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Akademisi mempertanyakan kredibilitas lembaga survei yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta dalam hitung cepat (quick count) Pemilu Presiden 2014.

Pengajar jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Mada Sukmajati, mengungkapkan, setiap lembaga survei memang memiliki metodologi tersendiri dalam melakukan hitung cepat pada Pilpres 2014. Namun, jauh di atas persoalan metodologi, kredibilitas dan etika menjadi hal yang utama yang harus dipegang lembaga survei.

"Ini penting karena terkait dengan kemampuan menarik kesimpulan. Masyarakat sendiri juga bisa melacak, mana lembaga survei yang bisa dipercaya dan mana yang tidak. Terus terang saja, saya baru mendengar nama lembaga survei yang saat ini memenangkan Prabowo-Hatta," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Rabu (9/7/2014).

Mada yang juga mengampu mata kuliah Metode Penelitian Kuantitatif ini menyebutkan, lembaga survei yang memenangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla jauh lebih kredibel dan selama ini memiliki track record yang baik.

Menurut dia, lembaga survei saat ini harus memegang etika dan kredibilitas. Hal ini lantaran lembaga survei saat ini tak hanya terbatas sekadar menjajaki opini publik, tetapi lebih jauh lagi, yakni mengarahkan opini publik.

Sementara itu, staf pengajar jurusan Matematika Universitas Indonesia, Titin Sumi, menyebutkan, dalam kegiatan hitung cepat saat ini, kredibilitas lembaga survei sangat dipertaruhkan. Namun, ada juga kecenderungan lembaga survei yang mendapatkan pesanan dari pihak yang membayar.

"Saat ini, banyak lembaga survei yang mengeluarkan hasil tergantung pada siapa yang membayar," ujarnya.

Terkait dengan hasil quick count yang berbeda, Titin menilai, hal itu bisa saja disebabkan oleh pengambilan sampel. "Untuk pengambilan sampel ini, memang tidak bisa disalahkan. Namun, yang pasti harus proporsional," ujarnya.

Setidaknya, ada empat lembaga survei yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta dalam quick count Pilpres 2014 yang digelar hari ini. Lembaga-lembaga itu adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Sementara itu, ada tujuh lembaga survei yang memenangkan Jokowi-JK, yaitu Populi Center, CSIS, Litbang Kompas, Indikator Politik Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, RRI, dan Saiful Mujani Research Center. (Baca: "Quick Count", Ini Hasil Lengkap 11 Lembaga Survei).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X