Ridwan Kamil, Media Sosial untuk "Visual Reporting System"

Kompas.com - 22/09/2014, 12:00 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bersama istrinya, Atalia Kamil, mengunjungi TPS di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung, Rabu (9/7/2014). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bersama istrinya, Atalia Kamil, mengunjungi TPS di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung, Rabu (9/7/2014).
|
EditorErlangga Djumena

NUSA DUA, KOMPAS.com
- Walikota Bandung Ridwan Kamil tidak hanya dikenal sebagai kepala daerah yang gemar berkomunikasi dengan warganya menggunakan media sosial seperti Twitter dan Facebook. Ridwan pun menggunakan media sosial sebagai sarana pelaporan kinerja unit-unit kerja di bawahnya.

"Saat saya baru menjabat sebagai walikota, tidak ada pegawai di tempat saya yang tahu Twitter. Sekarang, mereka menggunakan media sosial untuk melaporkan kegiatan-kegiatan mereka," kata Ridwan saat menjadi pembicara pada Asia Pacific Media Forum (APMF) 2014, Sabtu (20/9/2014).

Saat ini, lanjut Ridwan, seluruh departemen atau unit kerja di Bandung harus memiliki akun Twitter dan Facebook. Media sosial tersebut digunakan sebagai sarana transparansi dan pelaporan kegiatan sekaligus sarana bagi Ridwan untuk memonitor kinerja para pegawainya.

"Saya pernah dibohongi, katanya sudah selesai, padahal belum. Sekarang mereka harus foto kegiatan secara visual. Before dan after-nya. Jalan yang sudah diperbaiki dan yang belum, jadi terlihat semuanya," jelas dia.

Menurut Ridwan, dirinya membawa budaya bisnis kreatif ke dalam pemerintahan. Salah satu caranya adalah dengan sistem pelaporan visual tersebut. Selain itu, terdapat pula sistem penilaian kinerja oleh masyarakat, sehingga ia juga dapat memperoleh data yang valid atas penilaian tersebut.

"Saya ini kan representasi generasi muda, profesional yang menempuh jalur politik untuk masuk ke pemerintahan dan membangun negara saya. Cara yang saya pakai adalah apa yang saya kerjakan selama ini, budaya bisnis kreatif," ungkap Ridwan.

Dengan media sosial, kata dia, ia dapat berkomunikasi dan terhubung secara lebih dalam dengan warganya. Karena ia tidak memiliki admin untuk mengelola media sosialnya, ia merasa lebih berkomunikasi secara emosional dengan warganya.

"Saya bisa merasakan apa yang sebenarnya warga rasakan. Saya memilih media sosial untuk berbicara dengan hati. Saya menggunakan teknologi digital untuk terhubung lebih dalam," jelas dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Spend Smart
Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Earn Smart
Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Whats New
Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Whats New
LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara'

LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota "Nusantara"

Whats New
Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Rilis
Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Whats New
Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Whats New
Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Rilis
Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Whats New
Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Work Smart
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.