1 November, Harga BBM Bersubsidi Tak Jadi Naik, tetapi...

Kompas.com - 30/10/2014, 00:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menyiratkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak jadi dilakukan pada 1 November 2014. Namun, dia memastikan harga BBM bersubsidi naik sebelum Januari 2015.

“Enggak ada kenaikan BBM (pada 1 November). Yang ada adalah pengenalan Kartu Pintar, Kartu Sehat, dan lain-lain,” kata Sofyan saat ditanya wartawan soal yang dibahas dalam rapat terbatas, ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (29/10/2014).

Sofyan melakukan rapat terbatas dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu petang, bersama jajaran menteri membahas persiapan penyaluran Kartu Sehat dan Kartu Pintar. “Tadi Bu Menko (Puan) mengatakan awal bulan November (launching),” ujar dia.

Menurut Sofyan, akan ada uji coba sistem Kartu Pintar dan Kartu Sehat yang berbasis uang elektronik tersebut, dengan satu juta kartu terlebih dahulu.

Sofyan membantah pengenalan dua kartu tersebut dalam rangka persiapan kenaikan harga BBM bersubsidi. “Siapa yang bilang (pengenalan kartu ini terkait dengan) kenaikan BBM?” tepis dia.

Di sisi lain, Sofyan menolak juga berkomentar soal kabar adanya bantuan tunai langsung senilai Rp 5 triliun yang disebut sudah dianggarkan dalam APBN-P 2014. “Enggak tahu saya tentang (BLT) itu. Tetapi, yang jelas akan diperkenalkan Kartu Pintar, Kartu Sehat, sebagai bagian dari janji Presiden,” ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.