Susi Heran AS Bebaskan Tarif Impor Tuna Timor Leste, RI Tidak

Kompas.com - 28/01/2015, 12:00 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel didorong agar bisa membebaskan bea impor tuna dan udang di Eropa dan Amerika Serikat. Karena selama ini tarif impor di Eropa dan Amerika Serikat sangat mahal.

Permintaan tersebut dilayangkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Menurut dia, tingginya tarif impor tersebut membuat produk Indonesia tidak dapat bersaing.

"Pak Rachmat Gobel tolong diadvokasi agar zero tariff untuk udang dan tuna Indonesia. Kalau bisa kita dapat 300 juta dollar AS, jadi tambahan untuk pemain," kata Susi di kantornya, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Susi mengaku heran dengan kebijakan Amerika dan Eropa yang membebaskan tarif impor udang dan tuna untuk Timor Leste tetapi tidak untuk Indonesia. Sementara Indonesia dan Timor Leste masih satu kawasan.

"Apa bedanya kita dengan mereka. Bilang saja kita negara miskin dan memang masih miskin dan berkembang. Kita bisa dapat 300 juta dollar AS," tegasnya.

Susi menjanjikan Menteri Rachmat sebagai anggota kehormatan Asosiasi Tuna Indonesia bila dapat mewujudkan hal tersebut. "Saya janji nanti jadiin bapak anggota kehormatan asosiasi tuna," imbuhnya. (Edwin Firdaus)

baca juga: Menteri Susi Bilang Harga Jaring di Indonesia Paling Mahal di Asia Tenggara



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X