Bambang Brodjonegoro: Kajian "Giant Sea Wall" Rampung Oktober Tahun Ini

Kompas.com - 15/09/2016, 12:45 WIB
Menteri PPN Bambang Brodjonegoro di acara World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta Yoga SukmanaMenteri PPN Bambang Brodjonegoro di acara World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait proyek pembangunan "National Capital Integrated Coastal Development" (NCICD) atau tanggul laut raksasa (giant sea wall) rencananya akan rampung pada Oktober tahun ini.

"Akhir Oktober ini rencananya kajian itu akan rampung di Bappenas," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro kepada Kompas.com usai menghadiri Bahana CEO Forum di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Kajian tersebut menurut Bambang sangatlah penting, karena kajian tersebut berisi tentang desain dan jarak pulau reklamasi dari daratan. Dan selanjutnya, pengembang wajib mengajukan izin dengan mempertimbangkan jarak tanggul laut tersebut.

"Kondisi perubahan iklim, ombak juga semakin tinggi dan sering terjadi banjir rob di Jakarta Utara, maka perlu dibangun giant sea wall," tandas Bambang.

Selain itu, fungsi dari tanggul raksasa tersebut, selain untuk mencegah terjadinya banjir, diharapkan juga bisa menjadi sumber air baku bagi penduduk Jakarta.

Sekadar Informasi, proyek NCICD dibagi dalam tiga tahap. Tahap A merupakan penguatan sistem tanggul laut dan sungai yang telah ada, di mana pembangunannya ditargetkan selesai pada 2017.

Tahap B mulai dibangun pada 2018 hingga 2025, dengan membangun tanggul laut lepas pantai di bagian barat Teluk Jakarta. Tahap C merupakan pembangunan tanggul laut lepas pantai di bagian timur Teluk Jakarta, yang dikerjakan setelah 2025.

Kompas TV Kriminalisasi Kebijakan Hambat Penyaluran Dana

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X