Menhub Bakal Tugaskan Pelni-ASDP Jadi Operator Penyeberangan

Kompas.com - 02/01/2017, 16:19 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Usai meninjau korban kapal Zahro Express? yang terbakar di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta (2/1/2017) Achmad Fauzi/Kompas.comMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Usai meninjau korban kapal Zahro Express? yang terbakar di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta (2/1/2017)
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Senin (2/1/2017), mendatangi korban kapal Zahro Express yang terbakar di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. 

Saat datang, Menhub ditemani oleh Plt Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono, Kepala Badan Pengelola Tranportasi Jakarta (BPTJ) Elly Sinaga, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi setyarso. 

Usai meninjau Menhub mengatakan, dirinya bakal menugaskan PT Pelayaranan Nasional Indonesia (Persero) (Pelni) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator transportasi penyeberangan ke Kepulauan Seribu. 

Hal ini dilakukannya, untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan transportasi penyeberang ke Kepulauan Seribu. Selama ini, transportasi penyeberangan kapal masih dipegang oleh swasta.  

"Yang ingin saya sampaikan di tempat tersebut kita akan tingkatkan dengan menunjuk Pelni dam ASDP untuk menggantikan transportasi penyeberangan," ujar Budi Karya.  

Budi Karya memberikan waktu selama tiga hari kepada Pelni dan ASDP dalam menyiapkan armada kapal untuk transportasi penyeberangan ke Kepulauan Seribu.

Menurut dia, Pelni akan mengerahkan Kapal Rakyat untuk transportasi penyeberangan tersebut. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penunjukan Pelni dan ASDP, terang Budi Karya, tidak bersifat sementara. Nantinya, Pelni dan ASDP terus-menerus menjadi operator transportasi penyeberangan ke Kepulauan Seribu.

Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa kelaikan kapal-kapal yang disediakan Pelni dan ASDP.

"Tadi juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur agar hal ini bisa diakomodasi. Nanti, kapal rakyat kami nilai mereka-mereka yang punya kualifikasi baru diikutsertakan," katanya. 

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X