Bank Jateng Salurkan Pinjaman untuk Ganti Alat Tangkap Cantrang

Kompas.com - 20/01/2017, 15:59 WIB
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, seusai menghdiri pertemuan pelaku industri jasa keuangan 2016 di Semarang, Selasa (26/1/2016) Kompas.com/Nazar NurdinDirektur Utama Bank Jateng, Supriyatno, seusai menghdiri pertemuan pelaku industri jasa keuangan 2016 di Semarang, Selasa (26/1/2016)
|
EditorM Fajar Marta

SEMARANG, KOMPAS.com – Bank Jateng siap menyalurkan pinjaman kepada para nelayan di Jawa Tengah yang hendak mengubah alat tangkap cantrang ke alat tangkap yang diizinkan pemerintah.

Bank Jateng bahkan bisa membantu melakukan take over utang nelayan yang ada di bank lain ke dalam proses kredit baru.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan, take over kredit bisa dilakukan sepanjang debitor mempunyai riwayat yang baik dalam membayar cicilan pinjaman.

"Bisa di-take over dari bank sebelumnya, kalau punya riwayat baik dan agunannya masih mencukupi,” kata Supriyatno, Jumat (20/1/2017).

Proses penggantian alat cantrang ke alat lain yang ramah lingkungan ternyata membutuhkan biaya besar.

Sejumlah nelayan dari sejumlah daerah di Pantai Utara Jawa, terutama dari Pati dan Rembang kesulitan mengganti alat tangkap karena tidak ada biaya.

Para nelayan meminta dukungan secara finansial agar perbankan masuk membantu permodalan nelayan.

Untuk merealisasikan hal ini, pihak perbankan terlebih dulu akan menelusuri riwayat peminjaman di bank sebelumnya.

Penelusuran riwayat untuk memastikan nelayan mempunyai kredit bermasalah atau tidak. “Kalau karakter baik, kita punya kewajiban membiayai. Tapi kalau karakter diragukan, kami tidak bisa,” ucapnya.

Bank Jateng akan memberikan bunga kredit sekitar 11,5 persen per tahun dengan masa angsur selama tiga tahun kepada para nelayan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X