Kini Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Bisa Lewat "Mandiri E-Cash"

Kompas.com - 03/05/2017, 13:43 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri memberikan layanan pembayaran Iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Layanan pembayaran Iuran BPJS Kesehatan yang diberikan yakni melalui fasilitas Mandiri e-Cash.

Pemberian layanan iuran BPJS Kesehatan tercantum dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Government dan Institutional Bank Mandiri Kartini Sally dengan Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu (3/5/2017). 

Kartini Sally mengatakan, Mandiri e-cash memudahkan peserta JKN-KIS untuk membayar tanpa perlu membuka rekening Bank Mandiri.

"Jadi intinya tidak semua peserta JKN-KIS memiliki tabungan. Biasanya kan pembayaran menggunakan saluran ATM, Nah sekarang lewat Mandiri e-cash diharapkan lebih mudah," ujar Sally.

Sally menuturkan, layanan ini dapat menambah kepesertaan masyarakat dari JKN-KIS. Selain itu, juga dapat menambah jumlah transaksi dari pembayaran iuran BPJS. 

"Tahun lalu transaksi (Mandiri e-cash) mencapai 4.987 transaksi per bulan. Posisi saat ini sudah 5.371 transaksi per bulan. Kami harapkan minat kepesertaan JKN-KIS makin tinggi," katanya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, layanan yang diberikan Bank Mandiri dapat meningkatkan kepastian pembayaran iuran dari peserta JKN-KIS.

Menurut dia, layanan yang diberikan ini dapat merealisasikan target kepesertaan JKN-KIS yang sebesar 201 juta orang.

"Maka kami berharap, jumlah peserta akan meingkat, sekarang sudah 176,9 juta orang. Diharapkan, juga ada kepastian kecepatan pembayaran," pungkas Ani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Whats New
Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Whats New
Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Whats New
RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

Whats New
Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Whats New
Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Whats New
Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Earn Smart
Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Whats New
Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Whats New
Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam 'Leader's Declaration' G20

Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam "Leader's Declaration" G20

Whats New
Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Rilis
Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Whats New
Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Smartpreneur
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.