Integrasi dan Inovasi Jadi Kunci Perusahaan Berumur Panjang

Kompas.com - 14/08/2019, 14:11 WIB
Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Cham Chun Sing ketika memberikan paparan pada IBM Think di Singapura, Rabu (14/8/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Perdagangan dan Industri Singapura Cham Chun Sing ketika memberikan paparan pada IBM Think di Singapura, Rabu (14/8/2019).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Cham Chun Sing mengungkapkan, terdapat dua hal yang menjadi kunci agar sebuah perusahaan bisa berumur panjang, yaitu integrasi dan inovasi.

Pasalnya saat ini, rata-rata usia perusahaan perusahaan telah berubah, dari yang 50 tahun pada satu abad terakhir, menjadi hanya 15 tahun.

"Jika kita bisa mengingat dua kata, yaitu berinovasi dan berintegrasi, saya pikir perusahaan seperti IBM dan negara seperti Singapura bakal memiliki masa depan yang cerah. Namun, jika kita kehilangan keduanya, kita selesai," ujar dia ketika memberikan paparan dalam IBM Think Singapura, Rabu (14/8/2019).

Dia pun mengatakan, saat ini dunia tengah dihadapkan pada kondisi yang menantang. Sebab, banyak pihak yang tak lagi memercayai pentingnya integrasi dalam menjalankan sebuah sistem.

Baca juga: Indonesia-Kanada Dorong Inovasi Pengembangan Ekonomi Lokal

Contohnya saja, perang dagang Amerika Serikat dan China yang kian memanas, keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa yang kemungkinan besar bakal berakhir tanpa kesepakatan yang membuat ketidakpastian di pasar keuangan kian meningkat.

Berbagai negara di kawasan Asia Tenggara pun terimbas hal ini. Indonesia, pada kuartal II-2019 mencatatkan kinerja pertumbuhan ekonomi sebesar 5,05 persen, lebih lambat dari kuartal sebelumnya yang sebesar 5,07 persen.

Adapun pertumbuhan ekonomi Sigapura tumbuh negatif 3,03 persen di kuartal II-2019 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Kinerja ekspor negara dengan pasar keuangan paling terbuka di kawasan Asia Tenggara ini pun merosot hingga 14,6 persen di kuartal II-2019.

Baca juga: Perang Dagang, Ekonomi Singapura Dikhawatirkan Bakal Alami Resesi

Dia pun mencontohkan bagaimana perusahaan multinasional sekelas IBM mampu bertahan hingga lebih dari 100 tahun.

"(Yang membuat IBM bertahan) adalah adanya lingkungan internasional yang memungkinkan semua layanan dan produk IBM terintegrasi. IBM hanya dapat terus berhasil seperti halnya perusahaan multinasional lainnya saat ini jika ada dunia yang terintegrasi," ujar dia.

Hal lain yang tak kalah penting adalah inovasi. Cham mengatakan, di awal berdiri, IBM merupakan yang memroduksi barang untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Namun kini IBM telah bergeser menjadi raksasa teknologi yang memberikan layanan jasa dan solusi bagi pasar melalui kecerdasan buatan.

"Apa yang kita miliki saat ini datang dari masa lalu, dan masa lalu bukanlah jaminan untuk masa depan. Produk, ide, dan apa yang telah kita lakukan dengan baik di masa lalu lah yang menjadi jaminan untuk sukses," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Neraca Dagang RI Surplus 24 Bulan Berturut-turut

Neraca Dagang RI Surplus 24 Bulan Berturut-turut

Whats New
Menkop UKM Identifikasi Koperasi yang Memungkinkan Produksi Minyak Goreng

Menkop UKM Identifikasi Koperasi yang Memungkinkan Produksi Minyak Goreng

Whats New
Kalkulasi Peluang dan Risiko Investasi Tesla di Indonesia

Kalkulasi Peluang dan Risiko Investasi Tesla di Indonesia

Whats New
Lelang Rumah Murah di Medan dan Palembang, Nilai Limit di Bawah Rp 250 Juta

Lelang Rumah Murah di Medan dan Palembang, Nilai Limit di Bawah Rp 250 Juta

Spend Smart
Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Rilis
Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Rilis
Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Whats New
“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

Smartpreneur
Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Whats New
Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Spend Smart
 Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Whats New
Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Whats New
Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.