Kompas.com - 18/01/2016, 10:40 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate dari 7,5 persen menjadi 7,25 persen. Dengan demikian, ada harapan perbankan juga akan menurunkan suku bunga deposito maupun kredit sehingga masyarajat lebih mudah memperoleh pembiayaan.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja, mengatakan, pihaknya masih menimbang-nimbang untuk melakukan penurunan suku bunga. Hal ini, kata Jahja, akan disesuaikan dengan likuiditas yang dimiliki BCA.

"BI Rate itu sinyal. Ke depan kita lihat likuiditas cukup atau tidak," kata Jahja ketika ditemui pada acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan, Jumat (16/1/2016) malam.

Jahja menuturkan, apabila likuiditas yang dimiliki perseroan mencukupi, maka bisa saja suku bunga deposito diturunkan.

Apabila suku bunga deposito sudah diturunkan, maka BCA bisa menurunkan suku bunga kredit.

Namun, permasalahannya adalah likuiditas BCA maupun industri perbankan tengah mengalami pengetatan. Loan to deposit ratio (LDR) atau rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (DPK) yang dimiliki BCA saja meningkat, sehingga perseroan semakin sulit untuk menyalurkan kredit.

"Likuiditas kita makin ketat, LDR saya dari 78 persen naik ke 81 persen, jadi kan likuiditas makin ketat. Industri juga naik ke 90 persen. Biarpun BI Rate turun tapi likuiditas ketat ya bunga susah turun," jelas Jahja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X