Harga Energi Rendah, Tarif Listrik Bisa Lebih Murah

Kompas.com - 22/01/2016, 11:01 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat kelistrikan, Direktur Eksekutif Institute Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa meyakini tarif tegangan listrik tahun ini bisa lebih murah. Pasalnya, hampir seluruh energi primer pembangkit listrik harganya diperkirakan tetap rendah sepanjang 2016.

Harga minyak mentah dunia diperkirakan pada tahun ini di kisaran 25 dollar AS hingga 60 dollar AS per barrel. Dicabutnya sanksi embargo pada Iran, berpeluang menambah pasokan minyak mentah dari negara itu sekitar 400.000 barrel hingga 600.000 barrel per hari.

“Pada tahun 2016 ini, pasokan minyak mentah diperkirakan masih melimpah. Akan ada surplus tahun ini 1,5 juta barrel hingga 2 juta barrel per hari. Ini yang membuat harga minyak akan terus tertekan,” papar Fabby dalam PLN Outlook 2016, Jakarta, Jumat (21/1/2016).

Harga minyak mentah dunia diperkirakan rebound setelah 2017. Hal ini seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang membaik, dan harapan adanya kebijakan dari OPEC dalam mengatur produksi mereka.

Sumber energi primer untuk pembangkit listrik lain yang harganya masih rendah adalah harga Liquid Natural Gas (LNG).

Fabby memperkirakan, harga LNG di Asia pada tahun ini masih di bawah 10 dollar AS per MMBTU. Rendahnya harga LNG diperkirakan datang dari berkurangnya permintaan Jepang.

Setelah mematikan 42 PLTN paska tragedi Fukushima, Jepang dikabarkan berencana mengoperasikan lagi (restart) satu unit PLTN, pada tahun ini. Ini yang akan menurunkan permintaan LNG Jepang.

Sumber lainnya lagi, yaitu masih rendahnya harga batubara. Sepanjang tahun 2015 lalu, permintaan batu bara dari China terpangkas drastis akibat perlambatan ekonomi. Harga batu bara acuan di kisaran 40 dollar AS hingga 45 dollar AS per ton.

Meskipun ada harapan kenaikan permintaan dari India, namun volumenya lebih rendah dari penurunan permintaan dari China. Oleh karenanya, harga batubara tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun lalu.

“Harga energi primer untuk PLN akan lebih murah tahun ini. Implikasinya, kalau kurs stabil dan inflasi tidak tertekan, maka ada potensi tarif listrik turun lagi,” tegas Fabby.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Earn Smart
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Spend Smart
Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Rilis
Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Whats New
Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Spend Smart
Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Whats New
Perkuat Ekosistem 'Cashless', BNI Gandeng Indomaret

Perkuat Ekosistem "Cashless", BNI Gandeng Indomaret

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Spend Smart
Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Whats New
Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Whats New
Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Rilis
Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Whats New
Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Whats New
Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Earn Smart
7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.