Kompas.com - 13/06/2016, 11:17 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

lakukan selama proses negosiasi terasa tidak nyambung dan seperti tidak ada “chemistry” yang cocok.

Budaya atau kebiasaan setempat atau sering dikenal sebagai kearifan lokal beserta aneka bahasa yang menyertainya juga merupakan tantangan yang kedelapan tetap perlu menjadi pertimbangan dan perhatian.

Faktanya Cultural and language barriers ini memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap terjadinya kesepakatan pada proses negosiasi.

Itu sebabnya seorang negosiator yang mumpuni wajib mempelajari terlebih dahulu budaya dan kebiasaan mitra negosiasi, serta subyek yang menjadi bahan diskusi.

Hal-hal yang bersifat sensitif harus menjadi perhatian dan catatan tersendiri agar bisa dikelola dengan bijak.

Ada kalanya dalam proses negosiasi terjadi yang namanya interupsi oleh pihak mitra negosiasi ditengah-tengah proses yang sedang berlangsung.

Interupsi itu dilakukan oleh beberapa pengambil keputusan yang sebenarnya tidak terlibat pada awal proses negosiasi maka ini disebut sebagai unexpected or unknown decision makers.

Tantangan kesembilan ini jelas sebagai penyumbang rintangan yang akan menggnggu jalanya negosiasi.

Adapun rintangan atau tantangan terakhir atau yang kesepuluh dan akan berpengaruh negatif terhadap proses negosiasi adalah lack of authority to negotiate atau kurangnya otoritas atau wewenang yang dimiliki oleh mitra negosiasi kita.

Dalam hal ini ternyata yang kita ajak bernegosiasi memiliki level yang tidak sederajat atau setara. Sehingga ada ketimpangan dalam pengambilan keputusan, maka kondisi ini sudah pasti akan menghambat terjadinya kesepakatan Hot! Yang kita inginkan.

Dengan memperhatikan 10 Tantangan di atas, kita yakin Anda akan mampu mengantisipasinya, sehingga negosiasi yang dilakukan berjalan dengan mantap.

Selamat Berbisnis dan Salam Sukses Selalu untuk Anda!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.