Kompas.com - 27/06/2016, 11:49 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Ada empat janji kampanye Brexit yang menguap begitu saja, pasca kemenangan kelompok yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) pada referendum bersejarah di 23 Juni 2016 lalu.

Apa saja?

1. Soal Imigrasi

Imigrasi merupakan isu penting yang dilontarkan kelompok pendukung Brexit. Sepanjang kampanyenya, kelompok "Leave" menempatkan isu imigrasi dan kontrol perbatasan sebagai isu utama menghadapi kelompok yang tetap ingin di UE, atau kelompok "In" atau "Remain".

Bahkan dalam salah satu banner iklannya, kelompok "Leave" memberikan propaganda bahwa negara Turki dengan populasi 76 juta penduduk  bergabung ke UE, yang artinya akan lebih banyak uang Inggris yang tersedot ke UE, yang berdampak pada keuangan National Health System (NHS).

Mengenai masalah imigrasi, pimpinan UK Independence Party (UKIP) Nigel Farage memposting poster lain tentang perbatasan, dimana terlihat banyak imigran berbaris menuju Inggris. Dalam poster, disebutkan kata-kata bahwa Inggris harus kembali merebut kontrol perbatasan dan  harus keluar dari UE.

Namun beberapa jam setelah pengumuman Brexit selesai, tim kampanye "leave" dan MEP Tory Daniel Hannan mengatakan mereka yang memilih Leave dengan isu imigrasi harus kecewa.

"Masyarakat tumbuh dan mereka mengerti, hal ini (imirasi) bukanlah hal yang bisa terjadi besok," kata dia ke BBC News. "Tidak ada yang bisa memberikan saran, bahwa tidak akan ada imigrasi."

Pada tayangan BBC2's Newsnight di Jumat, presenter Evan davis tampak sangat kecewa dengan pernyataan Hannan. "Publik sudah digiring untuk percaya, dengan Brexit akan ada pembatasan pergerakan bebas imigran masuk Inggris," katanya.

"Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memastikan kontrol," kilah Hannan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Buzz Feed
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laba Bersih Alfamart Tumbuh 83,83 Persen Jadi Rp 1,95 Triliun Sepanjang 2021

Laba Bersih Alfamart Tumbuh 83,83 Persen Jadi Rp 1,95 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Kenaikan Tarif KRL Masih Terus Dikaji

Kenaikan Tarif KRL Masih Terus Dikaji

Whats New
LPDP Buka Beasiswa Bidang Metalurgi dan Sains, Simak Syarat dan Jadwal Seleksinya

LPDP Buka Beasiswa Bidang Metalurgi dan Sains, Simak Syarat dan Jadwal Seleksinya

Whats New
“Sinyal” The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi, Wall Street Berakhir Menguat

“Sinyal” The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi, Wall Street Berakhir Menguat

Whats New
Ini Daftar Terkini 52 Bank yang Beri Tarif Transfer Antarbank Rp 2.500

Ini Daftar Terkini 52 Bank yang Beri Tarif Transfer Antarbank Rp 2.500

Whats New
Mulai 28 Mei, Transit di Stasiun Manggarai Tak Perlu Menyeberang Rel

Mulai 28 Mei, Transit di Stasiun Manggarai Tak Perlu Menyeberang Rel

Whats New
Simak 4 Hacks Keuangan bagi Para 'First Jobber'

Simak 4 Hacks Keuangan bagi Para "First Jobber"

Earn Smart
Luhut Lapor Jokowi: Ada Perusahaan Kuasai 500 Ha Sawit, Tapi Kantornya di Luar Negeri

Luhut Lapor Jokowi: Ada Perusahaan Kuasai 500 Ha Sawit, Tapi Kantornya di Luar Negeri

Whats New
Luhut Lobi Elon Musk Bikin Pabrik Tesla di Kalimantan Utara

Luhut Lobi Elon Musk Bikin Pabrik Tesla di Kalimantan Utara

Whats New
Bahlil Sebut Perusahaan Belgia Minat Kembangkan EBT Berbasis Hidrogen di Indonesia

Bahlil Sebut Perusahaan Belgia Minat Kembangkan EBT Berbasis Hidrogen di Indonesia

Whats New
Allianz dan Bank QNB Luncurkan Produk Paydi

Allianz dan Bank QNB Luncurkan Produk Paydi

Whats New
Garap 'Rare Earth', PT Timah Cari Partner

Garap "Rare Earth", PT Timah Cari Partner

Whats New
Dalam Gelaran WEF 2022, Dirut BRI Beberkan Inovasi Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

Dalam Gelaran WEF 2022, Dirut BRI Beberkan Inovasi Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

Rilis
Alasan Ada 'Switch Over' 5 di Stasiun Manggarai, DJKA: untuk Menata Perjalanan Kereta Api

Alasan Ada "Switch Over" 5 di Stasiun Manggarai, DJKA: untuk Menata Perjalanan Kereta Api

Whats New
Segera Daftar, LPDP dan Kemenkomarves Beri Beasiswa Bidang Metalurgi dan Sains

Segera Daftar, LPDP dan Kemenkomarves Beri Beasiswa Bidang Metalurgi dan Sains

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.