AP II Beri Diskon untuk Maskapai yang Operasikan Penerbangan Tambahan

Kompas.com - 30/05/2017, 10:57 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat meninjau kesiapan soft launching bandara baru Depati Amir, Bangka Belitung, Rabu (10/1/2017). Iwan Supriyatna/Kompas.comDirektur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat meninjau kesiapan soft launching bandara baru Depati Amir, Bangka Belitung, Rabu (10/1/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (AP II) memberikan insentif bagi maskapai yang mengoperasikan penerbangan tambahan atau extra filght khusus domestik pada masa angkutan Lebaran 2017.

Insentif ini berlaku di seluruh bandara yang dikelola perseroan. Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin menjelaskan, insentif yang diberikan berupa pembebasan biaya atau free of charge terhadap jasa pendaratan (landing fee).

Selain itu, AP II juga memberikan potongan hingga 50 persen terhadap biaya tarif perpanjangan jam operasi bagi penggunaan pesawat berbadan sedang atau narrow body.

"Insentif ini kami berikan untuk mendukung kelancaran penerbangan di bandara-bandara AP II khususnya pada masa angkutan lebaran. Kami juga berharap extra flight tidak membebani operasional maskapai, atau dengan kata lain insentif ini juga sebagai bentuk dari dukungan AP II kepada seluruh maskapai," ujar Awaluddin dalam keterangan resminya, Selasa (30/5/2017). 

Awaluddin mencontohkan, insentif tersbut diberikan apabila maskapai mengoperasikan pesawat narrow body semisal Boeing 737-800 NG atau Airbus A320 untuk penerbangan tambahan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta maka maskapai tersebut dibebaskan dari biaya jasa landing fee.

Contoh lainnya, apabila maskapai beroperasi dengan narrow body untuk penerbangan tambahan di Bandara Supadio, Pontianak, pada pukul 01.00 WIB maka maskapai tersebut mendapat pembebasan biaya jasa landing fee ditambah dengan potongan 50 persen terhadap biaya perpanjangan jam operasi. Hal ini karena operasional reguler bandara hanya sampai pukul 24.00 WIB.

"Insentif potongan 50 persen terhadap biaya perpanjangan jam operasi bandara dimaksudkan agar maskapai mau mengoperasikan extra flight di luar jam operasional reguler bandara sehingga penerbangan tambahan tidak terlalu dekat waktunya dengan jadwal yang sudah ada. Hal ini juga sebagai salah satu antisipasi dalam mengurai kepadatan saat peak season seperti masa angkutan lebaran," imbuh dia.

Pemberian insentif ini, kata Awaluddin, jug merupakan salah satu inovasi dan strategi dari PT Angkasa Pura II (Persero) untuk dapat mengoptimalkan kinerja bandara serta memberikan alternatif pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat.  

Ke depannya, tidak menutup kemungkinan insentif lainnya sesuai dengan kondisi yang ada akan diberikan kepada maskapai sehingga industri penerbangan di Tanah Air dapat semakin berkembang.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.