Kompas.com - 11/04/2019, 20:02 WIB
Menko Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama CEO Go-Jek Nadiem Makarim di Jakarta, Kamis (11/4/2019) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenko Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama CEO Go-Jek Nadiem Makarim di Jakarta, Kamis (11/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada pemandangan tak lazim saat Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri acara konferensi pers perusahaan penyedia jasa ride-hailing, Go-Jek.

Luhut bak kehabisan kata-kata saat duduk bersama Founder sekaligus CEO Go-Jek, Nadiem Makarim di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Mantan komandan Satgas Tempur Khusus Kopassus di Timor Timur itu kesulitan menggambarkan sosok Nadiem karena telah memberikan banyak hal positif kepada Indonesia di usia 34 tahun.

"Saya datang ke Go-Jek ini betul-betul karena ini karya anak bangsa, kita dukung," ujarnya sambil garuk-garuk kepala.

Baca juga: Grab Sebut Ingin 4 Kali Lipat Lebih Besar dari Go-Jek

"Go-Jek sudah hebat, paten banget Rp  44,2 triliun, saya garuk-garuk kepala aja ini. Ini si Nadiem anak kecil..., " sambung dia yang disambut gelak tawa.

Berdasarkan riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Go-Jek disebut memberikan kontribusi sebesar Rp 44,2 triliun untuk perekonomian Indonesia selama 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Luhut angka itu sangatlah besar. Apalagi ratusan ribu UMKM juga tergabung menjadi mitra Go-Food sehingga penghasilannya melonjak.

Di usia muda kata Luhut, ia sibuk membawa ransel tentara di Timor Timur. Melihat apa yang sudah diakukan Nadiem dengan GGo-Jek, ia merasa inferior.

"Anda bisa bayangin dia sehebat ini, saya jadi kecil rasanya," kata Luhut.

Sementara itu Nadiem mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Luhut di acara konferensi pers Go-Jek.

Baca juga: Akhirnya, Go-Jek Raih Status "Decacorn"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APLN Bayarkan Kupon Obligasi Global Senilai 300 Juta Dollar AS

APLN Bayarkan Kupon Obligasi Global Senilai 300 Juta Dollar AS

Rilis
Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

BrandzView
Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Pemerintah Mau Berhenti Impor BBM pada 2027

Whats New
Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Whats New
Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Whats New
Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Whats New
Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

BrandzView
Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Whats New
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

Whats New
Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Whats New
Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Whats New
Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Whats New
Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Whats New
Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Rilis
Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.