Izin Impor 115.000 Ton Bawang Putih Terbit, Lainnya Menyusul

Kompas.com - 25/04/2019, 17:28 WIB
Seorang pedagang sayuran di Pasar Muka Cianjur, Jawa Barat mengeluhkan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih yang melonjak 100 persen dari harga normal, karena berdampak pada penurunan omset. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang pedagang sayuran di Pasar Muka Cianjur, Jawa Barat mengeluhkan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih yang melonjak 100 persen dari harga normal, karena berdampak pada penurunan omset.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nirwan mengungkapkan, izin impor 115.000 ton bawang putih sudah terbit.

Izin itu diberikan kepada delapan perusahaan dengan tujuan untuk menurunkan harga bawang putih yang melonjak di pasaran jelang bulan puasa atau Ramadhan.

"Ini tahap pertama," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Saat ini harga bawang putih ada di sekitaran Rp 40.000 an per kg. Pemerintah menargetkan, harganya bisa turun ke kisaran Rp 30.000-35.000 per kg.

Baca juga: Sehari Pasca Pemilu, Kemendag Terbitkan Izin Impor Bawang Putih

Penurunan harga bawang putih jelang bulan puasa dinilai sangat penting untuk mencegah lonjakan harga lebih tinggi saat Ramadhan.

Bila tidak diantisipasi, maka lonjakan harga bawang bisa menggenjot angka inflasi.

Kemendag tidak menutup kemungkinan akan ada izin impor selanjutnya. Oke mengatakan impor selanjutnya akan menyusul.

"Sudah mulai berjalan dan tentunya nanti akan menyusul sesuai prosedur impor-importir lainnya," kata dia,

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X