Saat Ditanya Apa Rencana 5 Tahun ke Depan, Ini Jawaban Tepatnya

Kompas.com - 21/12/2019, 10:17 WIB
Ilustrasi pekerja milenial. SHUTTERSTOCK/RED MANGOIlustrasi pekerja milenial.

KOMPAS.com - Wawancara merupakan tahapan yang bisa menjadi penentu diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja oleh perusahaan. Seringnya, pertanyaan-pertanyaan selama proses wawancara kerap tak terduga.

Ada pertanyaan yang sesuai dengan prediksi tapi tak jarang pula pertanyaan yang diberikan meleset jauh dari prediksi. Dari sekian banyak pertanyaan yang diberikan, ada satu pertanyaan pasti yang tak mungkin terlewat, yaitu "Apa rencana Anda selama 5 tahun ke depan?"

Bahkan pertanyaan ini sering dijadikan sebagai penentu lolos tidaknya seseorang dalam proses interview. Sebab mengetahui rencana selama 5 tahun ke depan menjadi hal yang cukup penting sebelum memasuki dunia kerja.

Dari hal inilah pihak perusahaan dapat mengetahui apa tujuan Anda bekerja dan apakah tujuan itu sejalan dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, jawaban yang diberikan harusnya berkaitan dengan posisi yang dituju.

Jangan memberikan jawaban yang memiliki kesan terlalu ambisius pada tujuan pribadi, atau jawaban yang masih menerka-nerka. Bahkan sampai kelepasan bicara bahwa posisi yang saat ini dilamar dijadikan sebagai batu loncatan untuk mendapat posisi yang lebih baik di perusahaan lain.

Lalu, bagaimana cara tepat menjawab pertanyaan itu? Simak pilihan jawaban dari pertanyaan rencana lima tahun ke depan dalam wawancara seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Jelaskan Rencana Kamu itu Selaras dengan Perkembangan Karier dalam Perusahaan

Selain gaji, posisi adalah salah satu hal yang dicari dalam dunia kerja. Untuk itu, Anda harus mampu meyakinkan pihak pewawancara bahwa tujuan melamar pekerjaan ini bukan hanya semata-mata karena gaji, tetapi juga untuk mengembangkan karier di dalam perusahaan.

Penjelasan tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan bahwa Anda dapat bertahan di dalam perusahaan. Anda juga bisa menjelaskan bahwa posisi yang saat ini dipilih dapat dijadikan sebagai jalan menuju posisi yang lebih tinggi nantinya.

2. Hubungkan Rencana itu dengan Hal-Hal yang Membuat Anda Tertarik

Tak hanya dengan posisi yang ingin diraih, kesempatan untuk diterima semakin tebuka jika Anda juga menghubungkan rencana dengan hal-hal yang dapat membuat diri sendiri tertarik. Tak menutup kemungkinan hal ini dapat menjadi salah satu poin tambahan yang bisa Anda berikan kepada pewawancara.

Misalnya, Anda melamar menjadi seorang customer service. Jika ada pertanyaan mengenai ketertarikan melekat dengan pekerjaan yang dilamar, maka Anda bisa menjawab bahwa menjadi customer service dapat berinteraksi dengan orang-orang baru setiap harinya, mendengar setiap kritik dan saran yang disampaikan oleh konsumen.

Dan hal itu, membuat Anda semakin tertarik dan bersemangat menghadapi setiap tantangan. Perlu diingat bahwa ketertarikan yang disampaikan harus sesuai dengan kepribadian dan bukan hal yang mengada-ngada, ya?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X