Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seberapa Besar Potensi Investasi Emas Digital?

Kompas.com - 09/05/2024, 06:00 WIB
Elsa Catriana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Berinvestasi emas bisa menjadi salah satu opsi yang dipilih untuk jangka panjang karena tahan dari fluktuasi ekonomi.

Namun bagaimana dengan emas digital? Sesuai dengan namanya yakni emas digital, tanpa memiliki fisik, apakah emas digital rawan dari penipuan? 

Selain itu, seberapa besar potensi emas digital untuk masa depan?

Baca juga: Harga Emas Dunia Turun di Tengah Penantian Pasar

Ilustrasi aplikasi Lakuemas Dok. Lakuemas Ilustrasi aplikasi Lakuemas

Brand Manager Lakuemas Esther Napitupulu menjelaskan, keuntungan berinvestasi emas digital sama persis dengan berinvestasi emas fisik.

Dia menjelaskan, yang menjadi alasan orang tertarik untuk berinvestasi emas digital adalah lebih fleksibel untuk dibeli dibandingkan emas fisik.

“Karena emas digital itu bisa dibeli secara online, disimpan secara online, bahkan kalau pun dijual juga bisa lewat online. Orang-orang yang suka dengan hal yang tidak ribet ini menjadi salah satu daya tariknya,” ujarnya saat Media Gathering di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Selain itu, Esther mengatakan, yang menjadi keuntungan berinvestasi emas digital adalah adanya penghematan biaya penyimpanan. Selain hemat biaya, investasi emas digital juga lebih aman dan tidak khawatir jika kehilangan.

Baca juga: Wamen BUMN: Emas Bukan Aset Sunset

Sementara dari sisi hitung-hitungannya, orang lebih memilih berinvestasi emas digital karena harga belinya bisa lebih murah karena ada voucher promo.

“Misal kayak di Harbolnas kemarin, kita banyak promo beli voucher emas digital yang voucher emas 1 juta bisa diskon 3 persen. Nah kala beli banyak jauh lebih untungkan ada promo dibandingkan emas fisik,” jelasnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com