Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas Kembali Terima Best Brand 2009

Kompas.com - 29/07/2009, 01:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Harian Kompas kembali menerima penghargaan brand terbaik 2009 kategori media koran untuk ketujuh kalinya yang diselenggarakan oleh majalah Swa dan lembaga riset MARS.

Atas prestasi yang mampu mempertahankan merek terbaik sejak tahun 2003 tersebut, Kompas berhak menerima penghargaan Indonesia Best Brand Platinum.

Penghargaan diterima oleh Pemimpin Redaksi Kompas Rikard Bagun yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi majalah Swa Kemal Effendi Gani dan Direktur MARS Asto Subroto. Ikut hadir dalam acara "Indonesia Best Brand 2009 " tersebut ratusan perwakilan pemenang best brand dari berbagai kategori.

Kemal mengatakan, penghargaan Indonesia Best Brand konsisten diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan kepada pemilik merek yang telah membangun mereknya dengan baik. "Membangun merek pekerjaan yang tidak mudah dan memerlukan waktu yang lama. Kita mendorong agar pemilik merek membangun mereknya," kata dia.

Asto Sunu Subroto menjelaskan, ada lima aspek yang menjadi pertimbangan dalam survei best brand tersebut, yaitu popularitas merek, popularitas iklan, tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan, pangsa pasar, dan potensi pertumbuhan merek di masa mendatang. "Kunci memenangkan pasar adalah inovasi pemasaran. Ada beberapa merek yang telah berkuasa betahun-tahun akhirnya tumbang karena tidak melakukan inovasi," tuturnya.

Rikard mengatakan, sejak awal terbit hingga umur yang ke-44, Kompas menekankan sistim nilai dalam membangun perusahaan, baik nilai persaudaraan, kepedulian, solidaritas. "Tanpa melihat latar belakang. Itu yang terus dipegang kuat. Selain itu, inovasi-inovasi terus dilakukan," jelasnya.

Indonesia Best Brand tahun ini memberikan penghargaan Platinum Brand kepada 52 merek dari beberapa kategori karena berhasil mempertahankan penghargaan merek terbaik selama 5-8 tahun. Selain itu, penghargaan Golden Brand juga diberikan kepada 27 merek karena dapat mempertahankan penghargaan selama 3-4 tahun.

Penghargaan lain yaitu Best Brand kepada 117 merek, Challenger Brand kepada 21 merek, Prospective Brand kepada 18 merek, dan Promising Brand kepada 18 merek.

Kategori yang diperebutkan yaitu kosmetik, makanan dan minuman, media massa, elektronik, obat-obatan, asuransi, handphone, sepeda motor, furniture, Bank, dsb.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Gempa Garut, Pertamina Pastikan SPBU hingga Pangkalan Elpiji di Jabar Aman

Usai Gempa Garut, Pertamina Pastikan SPBU hingga Pangkalan Elpiji di Jabar Aman

Whats New
Kemenkop-UKM Tegaskan Tidak Melarang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Kemenkop-UKM Tegaskan Tidak Melarang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Whats New
BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Kualifikasinya

BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Ada Gempa Garut, Kereta Cepat Whoosh Tetap Beroperasi Normal

Ada Gempa Garut, Kereta Cepat Whoosh Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Akhirnya, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan Sejak 2022

Akhirnya, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan Sejak 2022

Whats New
Sri Mulyani Minta Ditjen Bea Cukai Perbaiki Layanan Usai 3 Keluhan Terkait Pelayanan Viral di Medsos

Sri Mulyani Minta Ditjen Bea Cukai Perbaiki Layanan Usai 3 Keluhan Terkait Pelayanan Viral di Medsos

Whats New
Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Whats New
Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Whats New
Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Whats New
Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Work Smart
Dukung 'Green Building', Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Dukung "Green Building", Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Whats New
Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Whats New
Kinerja Pegawai Bea Cukai 'Dirujak' Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Kinerja Pegawai Bea Cukai "Dirujak" Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Whats New
Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Whats New
Sukuk Wakaf Ritel adalah Apa? Ini Pengertian dan Karakteristiknya

Sukuk Wakaf Ritel adalah Apa? Ini Pengertian dan Karakteristiknya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com