"White Campaign" untuk Hadapi FTA

Kompas.com - 28/12/2009, 12:36 WIB
EditorEdj

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah bakal melakukan aksi terjun langsung ke lapangan atau melakukan kampanye putih (white campaign) untuk melakukan pengawasan peredaran barang-barang hasil perdagangan bebas (FTA) agar tidak lepas kontrol. Ini juga dilakukan untuk menghadapi FTA menekan banyaknya produk asing yang masuk ke Indonesia.

Demikian disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi, saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (28/12/2009). "Perlindungan itu kan bisa dengan white campaign untuk melakukan suatu pengawasan peredaran pasar," katanya.

Dia mencontohkan, kegiatan kampanye ini akan dilakukan dengan melihat produk-produk tersebut untuk memastikan tanggal kedaluwarsa, kemudian dilihat juga penggunaan bahasa Indonesia dalam produk asal China tersebut. "Dilihat juga apakah elektroniknya tidak sesuai dengan standar. Apakah dia pemasoknya tidak halal dan sebagainya," tuturnya.

Saat ini, pihaknya telah membentuk tim pengawasan untuk produk-produk hasil impor ini. Rencananya, tim ini akan diperkuat tahun 2010 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.