Bantu UKM Jadi Indikator Kinerja

Kompas.com - 05/02/2011, 03:58 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Komitmen pejabat terhadap kelangsungan usaha kecil menengah seharusnya menjadi indikator penilaian kinerja. Hal itu penting untuk mendorong kemajuan UKM di Indonesia, yang sudah terbukti tahan krisis. Komitmen tersebut menjadi penentu apakah si pejabat akan naik pangkat atau justru sebaliknya.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Suryo Bambang Sulisto seusai membuka acara seminar peluang kewirausahaan di Smesco Covention Hall, Jakarta, Jumat (4/2).

”Kadin akan segera mengusulkannya kepada Presiden. Pejabat yang harus dinilai komitmennya terhadap UKM terutama adalah direktur bank-bank milik pemerintah dan direktur BUMN,” katanya.

Menurut dia, pejabat-pejabat tersebut memegang posisi kunci bagi kelangsungan UKM. Direktur bank, misalnya, sangat menentukan besarnya pengucuran kredit bagi sektor UKM. Meski tidak sebesar bank, BUMN juga memegang peranan lewat program kemitraan dan bina lingkungan atau lebih dikenal dengan corporate social responsibility (CSR).

Selama ini peranan bank pemerintah dan BUMN dalam mendorong UKM belum sesuai harapan. ”Jika komitmen UKM dijadikan indikator kinerja, saya yakin mereka akan berlomba-lomba mengucurkan pinjaman dan pendampingan bagi UKM. Semoga saja usulan kami nanti bisa direspons oleh Presiden,” katanya.

Pejabat lain yang juga berperan bagi pengembangan UKM adalah kepala daerah. Mereka diharapkan bisa membuka peluang pasar dengan komunikasi intensif dengan wilayah lain yang membutuhkan produk dari wilayahnya.

”Di Indonesia peluang usaha masih sangat banyak dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Singapura. Persoalannya, mereka butuh dukungan untuk bisa menembus pasar,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suryo menambahkan, selain mengangkat kesejahteraan pelaku UKM, kemajuan UKM juga mengubah stigma pebisnis. Dulu sektor wiraswasta dipandang sebelah mata. Orang lebih memilih menjadi pegawai yang posisinya dianggap lebih terhormat. Bila UKM berhasil, pandangan itu akan hilang dengan sendirinya.

Ketua Umum Asosiasi Bunga Indonesia Karen Tambayong mengatakan, salah satu peluang usaha yang masih sangat terbuka adalah hortikultura. ”Naiknya harga cabai menjadi indikasi masih terbukanya kesempatan usaha di bidang hortikultura. Pemerintah saat ini baru fokus pada pertanian bahan makanan saja,” katanya.

Di dunia internasional, produk hortikultura asal Indonesia yang beredar masih sangat sedikit. Peluang bisnis produk hortikultura juga tampak dari rendahnya tingkat konsumsi buah-buahan masyarakat Indonesia, yakni di bawah 50 kg per kapita per tahun. Padahal, rata-rata konsumsi dunia telah mencapai lebih dari 60 kg per kapita per tahun. (ENY)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Earn Smart
Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] 'Deep Talk' dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

[TREN LOVE KOMPASIANA] "Deep Talk" dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

Rilis
Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Whats New
Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Whats New
Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Rilis
Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Whats New
Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Whats New
Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Whats New
BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

Rilis
Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

Rilis
Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Rilis
Kemenparekraf Gelar Vaksinasi Tanpa Surat Domisili, Ini Jadwal dan Lokasinya

Kemenparekraf Gelar Vaksinasi Tanpa Surat Domisili, Ini Jadwal dan Lokasinya

Whats New
Dukung Pengembangan SDM, ANJ Jalankan Program PAUD dan TK di Papua Barat

Dukung Pengembangan SDM, ANJ Jalankan Program PAUD dan TK di Papua Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X