Harga Pertamax Akhirnya Turun

Kompas.com - 30/05/2011, 15:07 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pemilik kendaraan yang menggunakan bahan bakar nonsubsidi bisa sedikit bernapas lega. Mulai hari ini pukul 00.00 WIB, PT Pertamina menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa subsidi produksinya, yaitu jenis Pertamax dan Pertamax Plus.

Di Jakarta misalnya, harga Pertamax turun menjadi Rp 8.900 per liter dari sebelumnya Rp 9.250 per liter. Menurut Vice President Corporate Communication PT Pertamina (persero) Mochamad Harun, penurunan harga ini mengikuti penurunan harga minyak mentah dunia.

"Harga rata-rata gasoline 92 dollar atau 95 dollar per barrel cenderung turun sehingga kami melakukan penyesuaian harga," kata Harun, Senin (30/5/2011).

Menurut Harun, penurunan harga ini bisa membantu meringankan konsumen. Dengan begitu, konsumsi Pertamax, khususnya saat cuti bersama pada Kamis (2/6/2011) nanti bisa meningkat lumayan signifikan. "Yang pasti ini bisa menjadi insentif bagi konsumen," ujarnya.

Seperti diketahui, tanggal 16 Mei lalu, PT Pertamina kembali menaikkan harga BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex. Pertamina menaikkan harga jual Pertamax Rp 200 per liter menjadi Rp 9.250 per liter. Begitu juga dengan harga Pertamax Plus yang naik menjadi Rp 9.500. Melonjaknya harga BBM nonsubsidi ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

Whats New
Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Whats New
Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

Rilis
Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Whats New
Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Whats New
Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Rilis
Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Whats New
Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Rilis
Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Whats New
Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Whats New
Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Whats New
Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Whats New
[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

Rilis
Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X