Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PermataBank: Kita Enggak Mungkin Masuk Kategori Itu

Kompas.com - 19/11/2011, 10:52 WIB
Ester Meryana

Penulis

BANDUNG, KOMPAS.com — Direktur Teknologi dan Operasi PT Bank Permata Tbk Timothy Utama mengatakan, bank yang sekitar 45 persen sahamnya dimiliki oleh Astra International ini bukan bank yang nakal. Maksudnya, bank ini selalu berusaha mematuhi ketentuan Bank Indonesia (BI), termasuk dalam hal penyesuaian suku bunga kredit bank dengan suku bunga acuan BI (BI Rate).

"Jelas-jelas kami (PermataBank) enggak mungkin masuk dalam kategori itu (bank nakal)," ujar Timothy dalam workshop wartawan pasar modal, di Bandung, Jumat (18/11/2011).

Menurut dia, bank yang merupakan hasil merger lima bank pada tahun 2002 itu akan menjalankan ketetapan BI. Memang, BI telah berupaya menurunkan suku bunga acuan dari 6,5 persen menjadi 6 persen pada 10 November lalu. Dengan penurunan suku bunga ini, BI pun berharap suku bunga dasar kredit bank juga turun. Sebab, idealnya, selisih suku bunga kredit dengan suku bunga acuan sebesar 3 persen.

Namun kenyataannya, selisih tersebut masih mencapai lebih dari 5 persen sekarang ini. Sementara itu, menurut data yang tertera di situs PermataBank, suku bunga kredit per 31 Oktober 2011 yakni 11 persen untuk kredit korporasi, 11,25 persen untuk kredit ritel, 12 persen untuk kredit KPR, dan 10,50 persen untuk kredit non-KPR.

Jika melihat hal itu, berarti masih ada selisih lebih dari 3 persen dengan suku bunga acuan BI. Namun, Timothy kembali menegaskan, "Regulasi BI menjadi acuan yang sangat serius untuk kami patuhi."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Intip Rincian Permendag Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor, Berlaku 6 Mei 2024

Intip Rincian Permendag Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor, Berlaku 6 Mei 2024

Whats New
Kebijakan Makroprudensial Pasca-Kenaikan BI Rate

Kebijakan Makroprudensial Pasca-Kenaikan BI Rate

Whats New
Peringati May Day 2024, Forum SP Forum BUMN Sepakat Tolak Privatisasi

Peringati May Day 2024, Forum SP Forum BUMN Sepakat Tolak Privatisasi

Whats New
MJEE Pasok Lift dan Eskalator untuk Istana Negara, Kantor Kementerian hingga Rusun ASN di IKN

MJEE Pasok Lift dan Eskalator untuk Istana Negara, Kantor Kementerian hingga Rusun ASN di IKN

Whats New
Great Eastern Life Indonesia Tunjuk Nina Ong Sebagai Presdir Baru

Great Eastern Life Indonesia Tunjuk Nina Ong Sebagai Presdir Baru

Whats New
Dukung Kemajuan Faskes, Hutama Karya Percepat Pembangunan RSUP Dr Sardjito dan RSUP Prof Ngoerah

Dukung Kemajuan Faskes, Hutama Karya Percepat Pembangunan RSUP Dr Sardjito dan RSUP Prof Ngoerah

Whats New
Bantuan Pangan Tahap 2, Bulog Mulai Salurkan Beras 10 Kg ke 269.000 KPM

Bantuan Pangan Tahap 2, Bulog Mulai Salurkan Beras 10 Kg ke 269.000 KPM

Whats New
Menperin: PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansif Selama 32 Bulan Berturut-turut

Menperin: PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansif Selama 32 Bulan Berturut-turut

Whats New
Imbas Erupsi Gunung Ruang: Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup, 6 Bandara Sudah Beroperasi Normal

Imbas Erupsi Gunung Ruang: Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup, 6 Bandara Sudah Beroperasi Normal

Whats New
Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat Sepanjang 2024

Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat Sepanjang 2024

Whats New
Hingga Maret 2024, BCA Syariah Salurkan Pembiayaan ke UMKM Sebesar Rp 1,9 Triliun

Hingga Maret 2024, BCA Syariah Salurkan Pembiayaan ke UMKM Sebesar Rp 1,9 Triliun

Whats New
Antisipasi El Nino, Mentan Amran Dorong Produksi Padi NTB Lewat Pompanisasi

Antisipasi El Nino, Mentan Amran Dorong Produksi Padi NTB Lewat Pompanisasi

Whats New
Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru pada Jumat 3 Mei 2024

Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru pada Jumat 3 Mei 2024

Spend Smart
Keberatan Penetapan Besaran Bea Masuk Barang Impor, Begini Cara Ajukan Keberatan ke Bea Cukai

Keberatan Penetapan Besaran Bea Masuk Barang Impor, Begini Cara Ajukan Keberatan ke Bea Cukai

Whats New
Ada Penyesuaian, Harga Tiket Kereta Go Show Naik per 1 Mei

Ada Penyesuaian, Harga Tiket Kereta Go Show Naik per 1 Mei

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com