Kompas.com - 11/10/2012, 09:30 WIB
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan menyindir PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Alasannya, ada anak usahanya yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang saat ini berstatus dipailitkan oleh pengadilan.

Dalam pembukaan Rapat Koordinasi BUMN di Yogyakarta pada 10 Oktober 2012, Dahlan sangat membanggakan perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut. Sebab, kapitalisasi pasar Telkom kini sudah melampaui PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang selama ini berada di posisi puncak.

"Memang kita patut berbangga dengan posisi Telkom saat ini dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalahkan Bank Mandiri dan BRI. Tapi, saya nanti tidak mau menyebut Telkom di depan Pak Presiden karena saya masih teringat dengan yang pailit (Telkomsel) itu," kata Dahlan saat pembukaan Rakor BUMN di Hotel Sahid The Rich Jogja di Yogyakarta, Rabu (10/10/2012).

Sebelum dipailitkan, Menteri BUMN Dahlan Iskan menganggap PT Telkomsel dinilai terlalu percaya diri menghadapi gugatan hukum sehingga Telkomsel kalah dan kini statusnya dipailitkan.

"Telkomsel ini dulu terlalu pede sehingga tidak menghiraukannya (hukum yang berlaku)," kata Dahlan.

Menurut Dahlan, hukum yang berlaku saat ini tidak melihat fakta bahwa kondisi Telkomsel sebenarnya masih sehat. Namun, pengadilan justru melihat dari kondisi lain, yaitu Telkomsel telah memutus kontrak kepada PT Prima Jaya Informatika secara sepihak. "Jelas sekali Telkomsel jauh sekali dikatakan pailit karena kondisi keuangannya masih sehat. Tapi, pengadilan menyatakan pailit," jelasnya.

Dahlan menyebutkan, sebenarnya pihak direksi sudah mengetahui bahwa ada masalah terkait kerja sama kontrak penjualan voucer pulsa dengan PT Prima Jaya Informatika. "Waktu itu saya bilang, Telkomsel ada masalah. Tapi mereka bilang posisi Telkomsel masih kuat. Tenanglah saya. Tapi itu sebelum pengadilan. Kenyataannya sekarang lain," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena statusnya sudah dipailitkan, DPR meminta mengawal proses hukum yang saat ini akan berlangsung kembali. Dahlan sebagai perwakilan pemerintah tentunya berkomitmen akan membantu proses pengawalan hukum Telkomsel yang akan naik banding.

Sekadar catatan, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan Telkomsel pailit karena memiliki utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih kepada dua kreditor atau lebih. Majelis hakim yang diketuai Agus Iskandar menyatakan, permohonan pailit terhadap Telkomsel ini memenuhi Undang-Undang Kepailitan. "Termohon terbukti telah memiliki utang yang jatuh tempo kepada pemohon serta kreditor lain," kata Agus, Jumat (14/9/2012).

Utang Telkomsel terhadap Prima Jaya itu sebesar Rp 2,5 miliar. Menurut Agus, utang itu berasal dari perjanjian kerja sama dengan PT Prima Jaya. Dalam kerja sama ini, Prima Jaya menjual kartu perdana bergambar atlet sebanyak 120 juta lembar.

Namun, secara sepihak, Telkomsel menghentikan pendistribusian kartu prabayar tersebut sejak 21 Juni 2012 lalu. Akibatnya, Prima Jaya merasa dirugikan sebesar Rp 2,5 miliar. Dalam persidangan, Telkomsel juga terbukti mempunyai utang kepada pihak lain sebesar Rp 40 miliar. Adapun kreditor lain tersebut adalah PT Extent Media Indonesia.

Ikuti Artikel Terkait Lainnya di TOPIK TELKOMSEL DIPAILITKAN

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan Soal Minyak Jelantah Agar Tak Dikonsumsi Kembali

    GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan Soal Minyak Jelantah Agar Tak Dikonsumsi Kembali

    Whats New
    Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

    Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

    Whats New
    Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

    Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

    Whats New
    Ini Faktor-faktor yang Bisa Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

    Ini Faktor-faktor yang Bisa Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

    Whats New
    [TREN LYFE KOMPASIANA] Hidup (Bukan) Sebuah Kompetisi | Kelana Rasa Rujak Cingur | Medsos Pribadi untuk Keperluan Kantor

    [TREN LYFE KOMPASIANA] Hidup (Bukan) Sebuah Kompetisi | Kelana Rasa Rujak Cingur | Medsos Pribadi untuk Keperluan Kantor

    Rilis
    Pengusaha Rokok Klaim Revisi PP 109/2012 Sebabkan Pabrik Gulung Tikar

    Pengusaha Rokok Klaim Revisi PP 109/2012 Sebabkan Pabrik Gulung Tikar

    Whats New
    Aice Sebut Pertumbuhan Industri Es Krim Masih akan Moncer

    Aice Sebut Pertumbuhan Industri Es Krim Masih akan Moncer

    Whats New
    Tokopedia Luncurkan Toko Score, Layanan Penilai Kredit Berbasis Digital

    Tokopedia Luncurkan Toko Score, Layanan Penilai Kredit Berbasis Digital

    Whats New
    IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup pada Teritori Negatif

    IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup pada Teritori Negatif

    Whats New
    RSUD Bekasi Terancam Gulung Tikar karena Klaim Belum Cair, Ini Respons BPJS Kesehatan

    RSUD Bekasi Terancam Gulung Tikar karena Klaim Belum Cair, Ini Respons BPJS Kesehatan

    Whats New
    Bunga KUR Cuma 3 Persen, Jangan Mau Dikasih 6 Persen

    Bunga KUR Cuma 3 Persen, Jangan Mau Dikasih 6 Persen

    Whats New
    Intip 19 Ruas Tol Baru yang Dijadwalkan Beroperasi di Tahun 2021

    Intip 19 Ruas Tol Baru yang Dijadwalkan Beroperasi di Tahun 2021

    Whats New
    Minyak Jelantah Masih Digunakan untuk Pangan, Harganya di Bawah Rp 5.000 Per Liter

    Minyak Jelantah Masih Digunakan untuk Pangan, Harganya di Bawah Rp 5.000 Per Liter

    Whats New
    Apa yang Dimaksud dengan Kelangkaan dalam Ekonomi?

    Apa yang Dimaksud dengan Kelangkaan dalam Ekonomi?

    Whats New
    Soal Implementasi SDGs di Tengah Pandemi, BPK Minta Pemerintah Lakukan Hal ini

    Soal Implementasi SDGs di Tengah Pandemi, BPK Minta Pemerintah Lakukan Hal ini

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X