Kompas.com - 16/11/2012, 08:07 WIB
EditorErlangga Djumena

BKPM optimistis investasi akan tembus Rp 300 triliun. Ini tidak termasuk realisasi investasi di sektor perbankan, pasar modal, dan energi, yang tidak masuk catatan BKPM. Nilainya jauh lebih besar karena porsi di BKPM hanya 16-17 persen.

Namun ingat, investasi selalu menawarkan dua pilihan. Pertama, investasi tanpa daya guna. Semata-mata Indonesia menjadi obyek eksploitasi tanpa kontrol dan tanpa nilai tambah untuk kepentingan nasional. Sumber daya alam yang dikeruk hanya dikonversi menjadi pajak yang nilainya kecil.

Kedua adalah investasi berdaya guna. Investasi yang memanfaatkan sumber daya alam menjadi industri yang bernilai tambah. Ini mutlak mensyaratkan faktor sumber daya manusia karena investasi butuh tenaga terampil dan berpendidikan untuk berkompetisi. Investasi butuh ilmuwan, insinyur, dan ahli-ahli lain. Dalam konteks ini, buruh menjadi kunci.

Salah satu tantangan adalah rata-rata produktivitas buruh di semua sektor masih sangat rendah. Perbandingannya, kontribusi buruh di Indonesia terhadap PDB adalah 6.000 dollar AS, sedangkan di Malaysia 14.000 dollar AS.

Perlu ditekankan, produktivitas buruh tidak semata-mata ada di tangan buruh. Namun dalam banyak hal, penyebabnya ada di luar buruh, misalnya mesin produksi yang umumnya ketinggalan zaman dan transfer teknologi yang tidak jalan.

Sekali lagi, kini eranya investasi. Rapor merah inefisiensi di birokrasi dan infrastruktur memang harus cepat dibirukan. Namun, buruh adalah pusaka yang mendesak untuk dirawat secara optimal. (FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA)

Baca Juga:
Kisruh Status Karyawan, Produksi Sepatu Bata Diliburkan

Pabrik Sepatu Kena Imbas Aksi Buruh
Aprindo: Dibanding China, Upah Pekerja Sepatu RI Lebih Tinggi

Ikuti Artikel Terkait di Topik BURUH DAN INVESTASI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.