Kompas.com - 23/11/2012, 19:06 WIB
EditorTri Wahono

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - PT Timah (Persero) Tbk menyatakan salah satu alasannya go international dengan melebarkan sayap eksplorasi ke Myanmar adalah karena cadangan timah di Bangka Belitung hampir habis.

"Berdasarkan peta tin belt, cadangan timah kita memang larinya ke Myanmar. Oleh sebab itu, kami melakukan eksplorasi ke sana," kata Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk, Agung Nugroho di Pangkalpinang, Jumat (23/11/2012).

Agung menambahkan, eksplorasi ke Myanmar dengan investasi sejumlah 18 juta dolar AS tersebut, merupakan titik awal PT Timah untuk go international.

Agung menyebutkan, PT Timah berencana melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum melakukan eksplorasi di Myanmar.

"Dari lahan seluas 10 ribu hektare (ha) yang kami dapatkan di sana, tidak semua kami eksplorasi. Ini adalah proyek multiyears (tahun jamak), jadi harus dipelajari dulu baru membangun smelter di sana," kata dia.

Agung juga mengatakan, penambangan yang akan dilakukan di Myanmar lebih fokus ke penambangan darat, alih-alih penambangan laut.

Sementara itu, sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mendukung upaya PT Timah Tbk untuk membeli tambang timah di Myanmar dengan luas 10.000 hektare (ha).

Menteri mengatakan selama ini cadangan alam timah di Bangka Belitung "dijarah" pihak asing serta adanya penambangan timah yang dilakukan secara ilegal sehingga merugikan PT Timah.

Oleh sebab itu, Dahlan mengatakan transaksi pembelian tambang timah di Myanmar dapat direalisasikan tahun ini sehingga tahun depan pengerjaan tambang tersebut sudah bisa dilakukan. Kegiatan eksplorasi tambang timah di Myanmar direncanakan dilakukan selama tiga tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Smartpreneur
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Whats New
Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Work Smart
Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
Kewirausahaan untuk Semua

Kewirausahaan untuk Semua

Smartpreneur
Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Whats New
Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Whats New
Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Whats New
E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
Menteri PAN-RB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Menteri PAN-RB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.