Kompas.com - 27/03/2013, 01:10 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

SINGAPURA, KOMPAS.com -  REI (Real Estat Indonesia) memainkan peranan penting dalam menggerakkan investasi asing atau FDI (Foreign Direct Investment) ke Indonesia, terutama ke Jakarta dan sekitarnya(Jabodetabek).

Sejumlah pengembang grup papan atas Singapura yang bergabung dalam REDAS (Real Estate Developers Association of Singapore) akan mengadakan lawatan bisnis ke Jakarta, untuk menjajaki potensi investasi di sektor real estat di Indonesia.

Hal ini terungkap pada kunjungan President REDAS, Chia Boon Kuah ke kantor perwakilan BKPM( Badan Koordinasi Penanaman Modal) di Singapura, yang difasilitasi oleh Wakil Sekretaris Jenderal bidang Hubungan Luar Negeri, Rusmin Lawin, belum lama ini.  Kunjungan President REDAS yang didampingi beberapa pengurus teras tersebut diterima oleh Pimpinan BKPM utk Singapura dan ASEAN, Harri Santoso.

Menurut Rusmin dalam siaran persnya Rabu (27/3/2013), pengembang Singapura yang akan datang ke Jakarta pada pertengahan Mei mendatang adalah bertemu dengan Kepala BKPM
Pusat Chatib Basri. Mereka akan mendengarkan langsung prosedur dan prospek investasi di Indonesia. Selain itu pengembang Singapura yang tergabung dalam REDAS akan berkunjung ke
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo untuk menjajaki peluang investasi di Ibukota.

"Pengusaha Singapura itu juga akan melakukan business meeting , networking dan business matching dengan para pengurus dan anggota REI," kata Rusmin.

Rusmin Lawin yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal FIABCI (Federasi. Real Estate Dunia) Regional Asia Pacific Secretariat mengatakan, saat ini pasar properti di Indonesia, khususnya di Jabodetabek, sedang hot dan booming. Ini terbukti dari beberapa rekomendasi dan prediksi beberapa lembaga peneliti real estat ternama mancanegara seperti Urban Land Institute, Pricewater House Cooper dan Knight Frank.

Oleh sebab itu para pengembang yang tergabung dalam REDAS sangat antusias untuk melihat dan mengamati langsung perkembangan pasar properti di Indonesia. .

Sementara itu President REDAS, Chia Boon Kuah menjelaskan, sebenarnya sudah banyak grup pengembang Singapura yang berinvestasi di Indonesia, seperti Keppel Land dan Wing Tai group. Misi kunjungan REDAS ke Indonesia untuk menjajaki lebih luas potensi sektor properti, dan untuk memperoleh informasi yang akurat dan panduan dari pemain lokal yang andal dan berpengalaman.

"Itulah sebabnya kami meminta bantuan mitra asosiasi kami yaitu REI (Real Estat Indonesia) yang sudah berumur 41 tahun dan memiliki perangkat kepengurusan di seluruh Indonesia agar ekspansi bisnis kami bisa lebih terorganisir dengan baik," kata Chia.

Head Of BKPM Singapore, Harri Santoso memaparkan, Singapura merupakan negara investor yang menempati peringkat tiga besar dalam kurun waktu satu dekade terakhir di Indonesia. Namun dalam sektor real estat, masih sedikit pengusaha Singapura yang berinvestasi.

Harri menyambut baik peran REI sebagai fasilitator dalam mendorong investasi pengembang internasional ke sektor properti. "Apalagi bisnis real estat di Singapura sedang lesu karena kebijakan pajak yang terlalu tinggi oleh pemerintah," jelasnya.

"Di Indonesia, REDAS akan dipandu REI untuk mengunjungi beberapa proyek real estat unggulan seperti Central Park, Ciputra World, Pantai Indah Kapuk dan Kemang Village," ungkap Rusmin Lawin yang juga Ketua Kehormatan REI Sumatera Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.