Kompas.com - 01/04/2013, 08:35 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik akan mengumumkan tingkat inflasi dan neraca perdagangan pada Senin (1/4/2013) ini. Tekanan inflasi diperkirakan turun, namun neraca perdagangan diprediksi masih mengalami defisit. Inflasi Maret diperkirakan ada di antara 0,2-0,5 persen dibandingkan inflasi Februari sebesar 0,75 persen dan Januari 1,03 persen.

Kendati demikian, perkiraan inflasi ini cukup tinggi karena biasanya pada bulan Maret bisa terjadi deflasi karena musim panen. Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, perkiraan Samuel segaris dengan perkiraan tersebut, antara 0,19 persen, mom-0,51 persen atau 5,51 persen, 5,85 persen yoy. "Tekanan inflasi masih bersumber dari bahan makanan terutama naiknya harga bumbu-bumbuan dan buah akibat kebijakan impor hortikultura," kata Lana di Jakarta.

Sementara itu untuk neraca perdagangan, Samuel memerkirakan masih defisit 481,2 juta dollar AS. Defisit membesar karena harga komoditas belum membaik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.