Kompas.com - 31/05/2013, 07:16 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Kamis (30/5/2013) waktu setempat (Jumat pagi WIB). Data ekonomi Amerika Serikat, yang lebih lemah dari perkiraan, memicu harapan The Federal Reserve untuk terus menjaga stimulus.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 21,73 poin (0,14 persen) menjadi 15.324,53, berbalik naik dari kerugian hari sebelumnya. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 6,05 poin (0,37 persen) menjadi 1.654,41, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq naik 23,78 poin (0,69 persen) pada 3.491,30.

Klaim baru untuk manfaat asuransi pengangguran secara tak terduga naik pada minggu lalu sebesar 10.000, dan penjualan pending home, atau rumah yang pengurusannya belum selesai, naik 0,3 persen pada April, ketika diperkirakan akan naik 1,5 persen.

Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama direvisi sedikit turun menjadi 2,4 persen. Padahal, para analis memperkirakan angka itu akan bertahan tak berubah pada 2,5 persen.

"Laporan-laporan yang lemah mungkin telah membantu mengurangi beberapa kekhawatiran baru-baru ini tentang kemungkinan The Fed akan mengurangi laju pembelian aset dalam waktu dekat ini," kata Charles Schwab & Co.

NV Energy melonjak 22,5 persen menjadi 23,62 dollar AS setelah unit Berkshire Hathaway, MidAmerican Energy, mengumumkan akan membeli perusahaan pembangkit listrik Nevada senilai 5,6 miliar dollar AS. MidAmerican menawarkan 23,75 dollar AS per saham. Saham B Berkshire naik 1,6 persen.

Facebook berbalik naik 5,3 persen karena kenaikan peringkat dari dua analis, setelah penurunan tajam pada hari Rabu atas kekhawatiran tentang bisnis iklannya. Pengiklan telah menyuarakan kekhawatiran setelah iklan mereka muncul di samping konten halaman Facebook dilihat sebagai sesuatu yang ofensif dan hambar.

Dish Networks meningkatkan tawaran untuk operator broadband Clearwirei—menandingi tawaran dari Sprint—mengirim saham Clearwire melompat 29,3 persen menjadi 4,50 dollar AS. Dish naik 0,7 persen. Dish menawar 4,40 dollar AS per saham untuk melawan tawaran Sprint yang direvisi jadi 3,40 dollar AS per saham pada pekan lalu.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X