OJK: Laporan Transaksi Lembaga Keuangan Non-bank Amburadul

Kompas.com - 19/06/2013, 05:42 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengawasi industri keuangan non-bank pada awal tahun ini. Hasil pengawasan selama beberapa bulan ini mendapatkan laporan transaksi keuangan lembaga non-bank masih amburadul. Perusahaan dalam industri non-bank mempunyai kepatuhan yang rendah dalam melaporkan transaksi keuangannya.

"Saya menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan laporan transaksi keuangan. Ini perlu kita dorong dan tingkatkan," ucap Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, di Menara Bidakara, Jakarta, Selasa (18/6/2013). Dia mengatakan, harus ada peningkatan edukasi pelaporan transaksi kepada para petugas lembaga jasa keuangan tersebut untuk menghindari transaksi yang dianggap mencurigakan.

OJK mendorong pelaporan transaksi keuangan industri ini supaya memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme. Salah satu dasar hukum OJK melakukan langkah ini adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Untuk optimalisasi pengawasan tersbut, Muliaman mengakui perlu ada peningkatan kemampuan di lembaganya agar bisa mengeluarkan kebijakan yang sesuai dan efektif. "Kami akan kembangkan apa yang bisa membantu efektivitas pelaksanaan tugas kami," tegas dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X