Perusahaan Farmasi Jerman Investasi Rp 1 Triliun di Indonesia

Kompas.com - 19/07/2013, 15:20 WIB
(Kiri ke kanan) President Director PT. B. Braun Indonesia Manogaran, Staf Ahli Menteri Bidang Pembiayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dr. Yusharmen, D.Comm, , H, M.Sc., Board of Director B. Braun Melsungen AG Dr. Meinard Lugan dn Kepala Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM, Drs. T. Bahdar Johan H., Apt.,M.Pharm dalam groundbreaking pembangunan pabrik infus PT. B. Braun Medical Indonesia di Kawasan Industri Indotaisei, Cikampek,  Jumat (18/7/2013). Pabrik ini akan dibangun dalam dua tahun dan dua fase dengan total investasi 100 juta dollar AS atau setara Rp 1 triliun. KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah S(Kiri ke kanan) President Director PT. B. Braun Indonesia Manogaran, Staf Ahli Menteri Bidang Pembiayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dr. Yusharmen, D.Comm, , H, M.Sc., Board of Director B. Braun Melsungen AG Dr. Meinard Lugan dn Kepala Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM, Drs. T. Bahdar Johan H., Apt.,M.Pharm dalam groundbreaking pembangunan pabrik infus PT. B. Braun Medical Indonesia di Kawasan Industri Indotaisei, Cikampek, Jumat (18/7/2013). Pabrik ini akan dibangun dalam dua tahun dan dua fase dengan total investasi 100 juta dollar AS atau setara Rp 1 triliun.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

CIKAMPEK, KOMPAS.com - PT. B. Braun Indonesia meresmikan pembangunan pabrik pertamanya di Indonesia di Kawasan Industri Indotaisei, Cikampek hari ini, Jumat (19/7/2013). Pabrik seluas 19 hektar ini akan memproduksi cairan infus dan obat-obat injeksi lainnya.

"Kalau dulu kita lebih bagaimana sharing expertise, sekarang adalah bagaimana komitmen kita untuk memenuhi produk yang ada di Indonesia," kata Denni Hardani, Matketing Manager PT. B. Braun Medical Indonesia di lokasi peresmian.

Manogaran, President Director PT. B. Braun Medical Indonesia menyatakan dengan total investasi 100 juta dollar AS atau setara Rp 1 triliun untuk dua fase pembangunan. Pabrik ini diproyeksikan menjadi salah satu pabrik terbesar B. Braun di Indonesia.

Pabrik yang dibangun itu memiliki kapasitas produksi 75 juta unit per tahun di fase pertama dan 150 juta unit di fase kedua. Sekaligus, Pabrik ini juga akan menjadi center of excellence di Asia Pasifik, lantaran menjadikan Jakarta sebagai pusat pelatihan terpadu.

Kehadiran pabrik infus ini diharapkan bisa mendukung ketahanan obat nasional. Hasil produksi nantinya tidak hanya untuk mencukupi pasar Indonesia, namun juga akan diekspor ke pasar Asia Pasifik.

Untuk tahap awal, perseroan mempekerjakan 500 orang, dan akan meningkat menjadi 800 orang pada tajap kedua.

PT. B. Braun Medical Indonesia merupakan anak perusahaan B Brauelsungen AG asal Jerman yang merupakan perusahaan farmasi dan alat kesehatan. Perusahaan ini fokus pada produksi farmasi dan alat kesehatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X