Kompas.com - 19/07/2013, 18:56 WIB
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap mengekspor listrik ke Sabah, Malaysia.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengkaji sistem kelistrikan antara Indonesia dengan Malaysia.

"PLN dengan PLN Malaysia lagi mau mengkaji studi bersama interkoneksi dengah Sabah," ujar Nur Pamudji di kantor pusat PLN, Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Meski sudah membahas masalah interkoneksi, PLN masih belum bisa membicarakan kontrak ekspor listrik ke Sabah. Sebab, penentuan kontrak butuh waktu lama.

"Kontrak waktu belum terbayang, kalau hanya MoU bisa, kontrak butuh waktu," jelas Nur Pamudji.

Nur memaparkan, kebutuhan listrik di wilayah Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Pulau Sabah, masih sangat kecil. Jika Sabah sudah menyatakan siap menerima listrik dari Indonesia, PLN akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Kalimantan Utara, dengan kapasitas 2x450 megawatt.

"Tim kerja PLN sudah berjanji. Kami sudah kirim orang ke sana, kalau infrastruktur jalan sudah ada, saya siap ke sana," papar Nur Pamudji. (Adiatmaputra Fajar Pratam)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X