BUMN Jangan Cari Untung Dari Kenaikan Dollar AS

Kompas.com - 25/07/2013, 18:29 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com
– Bank Indonesia (BI) mengimbau agar badan usaha milik negara jangan mencari keuntungan dari dollar Amerika Serikat. Hal ini bisa menimbulkan gejolak di pasar keuangan.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengungkapkan bahwa pihaknya memantau utang luar negeri swasta. Bank sentral melakukan analisa tentang posisi terbuka maupun posisi tertutup.

”Jadi secara umum, kami melihat utang yang betul-betul terbuka masih dalam jumlah terkendali. Tapi tentu kami selalu mengingatkan para pelaku bisnis baik swasta maupun BUMN agar fokus pada kegiatan utamanya. Dan tidak perlu cari keuntungan dari nilai tukar,” kata Agus.

Bermain dollar AS, menurut Agus, akan menguntungkan bagi perusahaan itu sendiri. Namun di sisi lain, hal itu bisa merugikan stabilitas ekonomi nasional.

”Jadi kami mengimbau bagi para pelaku usaha yang meminjam dalam bentuk valas untuk dapat mengelola risiko nilai tukar dengan baik. Jangan sampai situasi global  yang banyak berubah ini mendatangkan risiko pada usahanya,” kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.